Serang,fesbukbantennews.com (9/7/2026) -Aktivitas wisata di kawasan Pantai Anyer dan Carita tetap berlangsung normal meski Gunung Anak Krakatau (GAK) berstatus Level III (Siaga). Masyarajat diharapkan terus memantau perkembangan aktivitas gunung api dengan mengacu pada informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Magma Indonesia.
Pengamat Gunung Api PVMBG Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Anggi Nuryo Saputro, mengatakan rekomendasi yang berlaku hingga saat ini masih sama, yakni masyarakat, wisatawan, nelayan, dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
“Kondisi kegempaan masih fluktuatif dan rekomendasinya belum berubah, masih tiga kilometer dari kawah pusat. Semua informasi resminya dapat diakses melalui MAGMA Indonesia,” ujar Anggi saat memantau GAK di kantor Pusat VPMBG pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, Desa Pasauran, Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (9/6/2026).
Pantauan di sejumlah destinasi wisata menunjukkan aktivitas pariwisata tetap berjalan normal. Di Pantai Bandulu, Abdul Malik, wisatawan asal Bekasi yang datang bersama rombongan sekitar 30 orang dari Universitas Pancasila, mengaku tetap melanjutkan perjalanan yang telah direncanakan sejak sebulan lalu.
“Perjalanannya menyenangkan dan suasana pantainya juga bagus. Saya lihat kondisinya masih aman, belum ada masalah apa-apa,” katanya.
Hal serupa disampaikan Marlian (39), warga Tajur Halang, Parung, Bogor, yang datang bersama 28 anggota komunitas senam. Meski mengetahui peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau, rombongannya tetap melaksanakan agenda wisata.
“Kami tetap berangkat karena informasinya aman. Tadi bahkan sempat naik perahu ke tengah laut dan semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Di Pantai Pandan, Carita, Jonelisa (18), pelajar asal Nabire, Papua Tengah, yang kini menempuh pendidikan di Tangerang, juga memilih tetap menikmati liburan.
“Tau sih kondisi Gunung Krakatau dari media sosial. Tapi setelah melihat masih banyak wisatawan yang berlibur ke Carita, kami tetap datang,” tuturnya.
Ramainya kunjungan wisatawan juga dirasakan pelaku usaha di Pantai Bandulu. Petugas penjualan tiket dan penyewaan saung, Maria Ulfah, mengatakan hingga siang hari tercatat sekitar 10 bus rombongan dan 15 kendaraan pribadi memasuki kawasan wisata. Pada akhir pekan, jumlah kunjungan mencapai sekitar 30 hingga 50 bus serta puluhan kendaraan pribadi.
“Pengunjung tetap ramai. Penyewaan saung juga tetap berjalan seperti biasa dan sampai sekarang peningkatan status Gunung Anak Krakatau tidak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan,” ujarnya.(fun/LLJ).



