Serang,fesbukbantennews.com (4/10/2026) – Dua puluh enam tahun Provinsi Banten menjadi momentum untuk terus menghadirkan pemerintahan yang adaptif terhadap perubahan. Salah satunya melalui transformasi tata kelola komunikasi publik yang dilakukan Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten dengan menghadirkan Sistem Informasi Analisis Gema Aktual Pimpinan (SIAGAPIM) Banten.
SIAGAPIM dirancang untuk mengubah pola pemantauan isu yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi sistem yang lebih cepat, terstruktur, dan berbasis data. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Biro Administrasi Pimpinan dalam membaca dinamika informasi sekaligus mempercepat respons terhadap isu publik sebelum berkembang menjadi krisis komunikasi.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten Arif Agus Rakhman mengatakan, transformasi tersebut dibutuhkan karena arus informasi bergerak semakin cepat, terutama di media massa dan ruang digital.
“Di usia ke-26 Banten, kita ingin komunikasi publik juga terus bertransformasi. Pemerintah harus mampu menangkap isu lebih cepat, memastikan datanya terverifikasi, kemudian memberikan respons yang tepat kepada masyarakat,” kata Arif di Kota Serang, Minggu (4/10/2026).
SIAGAPIM Banten dibangun melalui tiga pilar, yakni Crisis Room, Media Hub, dan Kolaborasi. Crisis Room menjadi ruang pemantauan dan analisis isu berdasarkan sentimen serta tingkat eskalasi. Selanjutnya, isu yang membutuhkan penanganan diverifikasi bersama perangkat daerah terkait.
Hasil verifikasi menjadi dasar penyusunan narasi penyeimbang yang dapat disampaikan dalam bentuk surat, infografis, maupun video. Materi kemudian didistribusikan melalui Media Hub kepada mitra media dan content creator, sebelum isu tersebut kembali dipantau dan dievaluasi.
“Jadi, transformasinya bukan hanya pada teknologinya. Yang kita bangun adalah cara kerja baru, dari deteksi isu, verifikasi, koordinasi, respons sampai evaluasi. Semua dilakukan dengan alur yang lebih jelas,” ujar Arif.
Menurutnya, SIAGAPIM juga membuka ruang kolaborasi yang lebih sistematis dengan media massa, jurnalis, content creator, dan akademisi. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membangun ruang publik yang sehat sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ke depan, SIAGAPIM ditargetkan terintegrasi dengan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, media massa, serta berbagai kanal media sosial.
“Harapannya, SIAGAPIM menjadi bagian dari ekosistem komunikasi publik Banten yang semakin responsif, terbuka, dan berbasis data,” katanya.
Di momentum HUT ke-26, SIAGAPIM Banten menjadi salah satu inovasi Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Banten dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik serta mendukung terwujudnya respons yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data terhadap dinamika informasi di era digital.



