Sambut Seren Taun 2026,Sinergi Pemprov Banten dan Kasepuhan Cisungsang Diperkuat

0
26
Sambut Seren Taun 2026,Sinergi Pemprov Banten dan Kasepuhan Cisungsang Diperkuat .

Serang,fesbukbantennews.com (10/6/2026) – Pemerintah Provinsi Banten dan Kasepuhan Cisungsang memperkuat sinergi dalam mempersiapkan penyelenggaraan Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026 yang akan digelar pada September mendatang. Penguatan kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan agenda budaya yang masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 berjalan sukses dengan tetap menjaga nilai-nilai adat, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan.Sambut Seren Taun 2026,Sinergi Pemprov Banten dan Kasepuhan Cisungsang Diperkuat .

Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi Hartawan menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Seren Taun harus sejalan dengan upaya pelestarian budaya dan penghormatan terhadap masyarakat adat sebagai pemilik tradisi.

“Pemprov Banten berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan Seren Taun Kasepuhan Cisungsang 2026. Dukungan yang diberikan tidak hanya untuk menyukseskan acara, tetapi juga untuk memastikan nilai-nilai adat, kearifan lokal, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” ujar Deden usai menggelar rapat koordinasi strategis antara Pemerintah Provinsi Banten dan perwakilan Kasepuhan Cisungsang di Ruang Rapat Sekda Banten, Gedung Sekretariat Daerah, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa (9/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Kasepuhan Cisungsang memaparkan rencana pelaksanaan Seren Taun 2026 yang akan menitikberatkan pada penguatan peran Perempuan Adat dalam berbagai rangkaian kegiatan dan ritual adat. Tema tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi perempuan dalam menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi mendatang.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Pemprov Banten dan Kasepuhan Cisungsang menyepakati sejumlah langkah kolaboratif guna mendukung kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan Seren Taun 2026.

Pada aspek aksesibilitas, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen meningkatkan kualitas akses jalan menuju lokasi kegiatan agar terhubung dengan ruas jalan beton yang telah tersedia. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak terkait akan dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama pelaksanaan acara.

Dari sisi fasilitas pendukung, pemerintah akan memfasilitasi pembangunan toilet umum di kawasan venue serta menindaklanjuti kebutuhan penyediaan saluran air bersih melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait.

Untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, Pemprov Banten juga akan memberikan dukungan promosi dan publikasi melalui berbagai kanal komunikasi, baik media sosial, media cetak, maupun media luar ruang yang dikelola pemerintah daerah.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap autentisitas budaya lokal, jamuan bagi tamu dan pejabat selama pelaksanaan Seren Taun akan mengutamakan kuliner khas masyarakat setempat tanpa menggunakan layanan katering komersial. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian tradisi dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Selain itu, Seren Taun 2026 juga akan menghadirkan festival gastronomi lokal yang melibatkan peran aktif Perempuan Adat Kasepuhan Cisungsang. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian kuliner tradisional sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya masyarakat adat kepada khalayak yang lebih luas.

Sekda Provinsi Banten juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata budaya dan pelestarian lingkungan. Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan harus dilaksanakan tanpa mendorong eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan.

Seluruh pihak sepakat bahwa kolaborasi yang dibangun bukan sekadar persiapan teknis sebuah acara budaya, melainkan wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menjaga warisan budaya yang berkelanjutan.

Kasepuhan Cisungsang bersama Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi hingga pelaksanaan Seren Taun 2026 agar berlangsung khidmat, tertib, aman, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pengembangan pariwisata budaya di Provinsi Banten.

Seren Taun merupakan ritual adat agraris tahunan masyarakat Kasepuhan Cisungsang sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus doa untuk musim tanam berikutnya. Perhelatan ini telah ditetapkan sebagai salah satu agenda budaya prioritas nasional dalam Karisma Event Nusantara (KEN).

Dalam pelaksanaannya, Seren Taun menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adat melalui prinsip saling pengakuan dan penghormatan terhadap peran masing-masing. Pemerintah hadir sebagai fasilitator pembangunan, sementara masyarakat adat tetap menjadi subjek utama dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Sebagai informasi, Rakor turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, serta Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Sementara dari pihak adat hadir perwakilan Badan Pengelola Wilayah Adat Kasepuhan Cisungsang, yakni Henriana Hatra, Yoki Yusanto, Asep Mulya Hidayat, Zaenal, dan Juhendi.(fun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here