32 Siswa SMAN 1 Padarincang Dilarikan ke Puskesmas Diduga Keracunan MBG

0
43
Salah satu siswa SMAN1 Padarincang yang dirawat diduga keracunan MBG.

Serang,fesbukbantennews.com (24/5/2026) – Sebanyak 32 siswa dilaporkan menjalani perawatan di Puskesmas Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, usai diduga mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai SPPG Citasuk Padarincang 02. Kejadian tersebut berlangsung dalam rentang Rabu hingga Sabtu, 20–23 Mei 2026.Salah satu siswa SMAN1 Padarincang yang dirawat diduga keracunan MBG.

Mayoritas siswa yang mengalami keluhan merupakan pelajar dari SMAN 1 Padarincang. Mereka datang ke Puskesmas Padarincang dengan gejala serupa seperti mual, muntah, sakit perut, hingga diare setelah mengonsumsi makanan dari program MBG.

Kepala Puskesmas Padarincang, Uni Suhuda, mengatakan para siswa mulai berdatangan sejak Rabu dan terus bertambah hingga Sabtu. Dari total 32 pasien, sebagian hanya menjalani rawat jalan dan diberikan obat, sementara lainnya harus mendapatkan cairan infus karena kondisi lemas.

“Keluhannya rata-rata sama, mual, muntah, sakit perut, dan diare,” kata Uni, saat di konfirmasi Minggu (24/5/2026).

Ia menjelaskan, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani observasi medis sebelum ditentukan penanganannya. Dari puluhan siswa tersebut, dua orang di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit karena memerlukan penanganan lanjutan.

“Dua pasien dirujuk, masing-masing ke RS Bhayangkara dan RS Arafiq,” ujarnya.

Meski puluhan siswa terdampak, pihak puskesmas memastikan hingga saat ini belum ada masyarakat rentan maupun ibu hamil yang datang dengan keluhan serupa.

“Hingga sekarang belum ada laporan dari ibu hamil atau masyarakat rentan,” tambahnya.

Saat ini, penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam penelusuran. Dugaan sementara mengarah pada makanan program MBG yang dikonsumsi para siswa. Pihak terkait disebut tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap makanan yang disajikan oleh SPPG Citasuk Padarincang 02. (fun/LLJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here