Serang,fesbukbantemnews.com (26/8/2026) – Setelah 10 hari dari 13 – 23 Agustus 2026 puluhan relawan dari negara Jepang berada di Kampung Ciseke , Padarincang, Kabupaten Serang, Banten didampingi relawan fesbuk banten news (FBn) membangun jembatan, bersih-bersih dan tukar budaya merelka kembali ke negaranya jepang.
Setibanya di Jepang, mereka mengirimkan surat melalui Ryuu Nosuke untuk relawan FBn. Ini isi suratnya :
To Lulu-san,
Terima kasih banyak atas pertemuan yang indah dan keramahan yang luar biasa. Membangun jembatan di Desa Ciseke, bertemu dengan Tina, tampil di panggung festival Hari Kemerdekaan, undangan ke restoran biru… ada begitu banyak kenangan manis. Semua ini berkat teman-teman di FBN.
Bagi kami, ini menjadi Indonesia Work Camp pertama yang benar-benar spesial dan tak terlupakan. Saat saya bergabung di tengah acara, maupun saat Sota harus pulang sehari lebih awal, anggota FBN selalu siap menjemput dan mengantar kami. Mereka selalu menemani kami setiap hari hingga kami tidur, menyapa dengan ramah, dan berbagi buah-buahan. Setiap orang benar-benar sangat luar biasa. Dan mereka semua berkumpul di sekitar Anda, Lulu-san. Saya sangat senang bisa bertemu dengan sosok-sosok hebat seperti Anda semua di Indonesia.
Namun, saya rasa perjuangan ini pasti tidak mudah pada awalnya. Mungkin ada rasa kesepian di tengah ketidakpastian, serta tekanan dan hambatan. Namun, justru karena Anda terus bertahan, Anda kini memiliki tim yang luar biasa dan pengaruh yang begitu besar. Terima kasih yang sebesar-besarnya.
Dulu, saya juga berkecimpung di dunia politik dan jurnalisme selama sekitar 7 tahun, khususnya menangani pemasaran untuk seorang pakar politik internasional di Jepang. Mungkin pandangan kita tidak sepenuhnya sama, tetapi saya bisa memahami arti penting dan perjuangan di balik kegiatan seperti ini.
Di Jepang pun ada banyak kebenaran yang tersembunyi dan berita yang tidak diliput oleh media utama. Daripada menerima sponsor, kami menyebarkan informasi melalui media berita berbayar. Awalnya adalah usaha kecil dan bertahap, tetapi sekarang ada 30.000 pelanggan yang membayar 2.000 yen per bulan. Saat ini, penerus saya yang melanjutkan kegiatan tersebut. (Jika ada hal yang bisa saya bantu, saya sangat senang bisa memberikan materi/pelatihan kepada anggota FBN, jadi mohon beritahu saya bila dibutuhkan).
Saya merasa Indonesia dan Jepang sangat cocok satu sama lain. Sama-sama negara kepulauan, memiliki budaya bertani padi, pemalu, memiliki semangat keramahan, dan sangat menghargai keharmonisan… Saya masih ingin mengenal lebih banyak pesona Indonesia.
Terima kasih atas pertemuan ini, dan terima kasih juga atas dua cincin yang sangat berharga. Suatu saat nanti, datanglah berkunjung ke Jepang—semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi.
“Terus menyebarkan kebaikan” adalah hal yang luar biasa. Sikap teguh Anda melawan uang dan kekuasaan sangat patut dikagumi. Saya akan berusaha lebih memperhatikan hal ini dan berupaya untuk tidak menjadi seperti itu.
Aku masih belum bisa membalas semua kebaikan yang Lulu tunjukkan padaku. Aku berharap bisa mengundangmu ke Jepang suatu hari nanti. Aku akan membicarakannya dengan Koji. Aku akan senang jika kita bisa bertemu lagi dalam waktu dekat.
Terima kasih🙏



