Bosan Berharap ke Pemkab Pandeglang, Dengan Petisi Tetesan Darah Warga Minta Pemprov Banten Perbaiki Jalan

0
21
Petisi Darah.

Pandeglang,fesbukbantennews.com (22/6/2026) – Bosan berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, ratusan warga dari lima kampung di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, menyampaikan aspirasi secara kolektif kepada Pemerintah Provinsi Banten terkait kondisi jalan yang dinilai telah lama mengalami kerusakan dan menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.Petisi Darah.

Aspirasi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan petisi melalui tanda tangan yang dilakukan secara simbolis dengan tetesan darah sebagai bentuk kesungguhan dan kepedulian warga terhadap persoalan infrastruktur di wilayah mereka.

Aksi yang berlangsung pada Rabu (17/6/2026) secara tertib dan damai itu menjadi gambaran tingginya harapan masyarakat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan mobilitas warga di kawasan selatan Kabupaten Pandeglang.

Perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak telah berlangsung dalam waktu cukup lama. Selain mengganggu aktivitas ekonomi, kerusakan jalan juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan serta memperlambat akses masyarakat menuju fasilitas publik yang penting.

“Jalan yang layak bukan hanya kebutuhan transportasi, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Udin, salah satu tokoh warga dalam kesempatan tersebut.

Petisi yang ditandatangani warga ditujukan kepada Gubernur Banten sebagai bentuk harapan agar pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Banten dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Aspirasi tersebut juga mencerminkan keinginan masyarakat agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan hingga ke pelosok desa.

Sujana, pengamat pembangunan daerah menilai bahwa partisipasi masyarakat melalui penyampaian aspirasi secara damai merupakan bagian dari demokrasi yang sehat.

“Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus membangun komunikasi konstruktif guna mencari solusi terbaik terhadap berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi masyarakat,” kata Sujana..

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat berharap adanya tindak lanjut konkret dari pemerintah melalui survei lapangan, penyusunan program perbaikan, hingga realisasi pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan warga.

“Dengan tersampaikannya petisi tersebut, masyarakat berharap suara mereka dapat menjadi perhatian bersama sehingga akses jalan yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi dapat segera terwujud demi meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah Cimanggu dan sekitarnya,” kata salah satu tokoh masyarakat setempat,Kyai Aden.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here