Serang,fesbukbantennews.com (1/11/2026) – Dalam semalam, 31 Oktober 2026 kurun waktu 18.30 – 23.23 WIB, Gunung Anak Krakatau (GAK) mengalami 15 kali erupsi. Dengan waktu 1 – 7 menit lama erupsinya. Meski demikian, GAK masih dalam status Siaga (III). Dan warga sekitar GAK diharap tenang namun tetap menjaga kewaspadaan.
Berdasarkan data yang diterima redaksi dari PVMBG dalam kurun waktu 31 Oktober 2026 dari pukul 18.00 – 24.00 WIB, kondisi Visual GAK gelap dan tertutup kabut.
GAK mengalami kejadian letusan sebanyak 15 kali dengan Amplitudo : 48-61 mm, Durasi : 70-7904 detik, dengan hembusan sejumlah : 4, Amplitudo : 38-52 mm, Durasi : 39-151 detik. Tremor Menerus (Microtremor)* terekam dengan amplitudo 2-50 mm (dominan 30 mm)
Selain visual tak teramati, berdasarkan laporan PVMBG dari alat yabg dimiliki instansi tersebut,tidak terdengar dentuman dan gemuruh
Dalam rilis PVMBG menjelaskan, Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi:
1. Masyarakat di sekitar Gunungapi Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.
2. Masyarakat di sekitar Gunungapi Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 1 km dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunungapi Anak Krakatau.
3. Meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, dan potensi erupsi sekunder yang ditimbulkan oleh kontak panas lava, baik dengan air laut maupun air hujan dalam radius 5 km dari pusat erupsi Anak Krakatau.
4. Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.
5. Untuk mengetahui informasi dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi (022) 7272606 di Bandung (Provinsi Jawa Barat) atau Pos Pengamatan Gunungapi Krakatau (0254) 651449 atau 085846324506 di Pasauran (Provinsi Banten).
Sumber : KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau.(LLJ).



