Cilegon,fesbukbantennews.com (2/4/2026) — Forum Potensi SAR Banten menggelar audiensi dan silaturahmi bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, sebagai upaya memperkuat sinergi serta kolaborasi antara relawan kebencanaan dan unsur TNI dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kota Cilegon, Rabu (1/4/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Forum Potensi SAR Banten Taufik Hidayat, didampingi Ketua Forum Wartawan Kebudayaan (FORWARD) Rizal Arif Baihaqi serta Founder Komunitas Ayo Ngecat Muhamad Sidiq.
Kedatangan tim relawan disambut hangat dan penuh antusias oleh Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, yang menilai peran relawan menjadi kekuatan sosial penting dalam membangun ketahanan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, Forum Potensi SAR Banten menyampaikan sejumlah agenda strategis, meliputi pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, pelatihan mitigasi bencana dan membentuk wadah koordinasi kerelawanan di Kota Cilegon untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, kolaborasi dalam kegiatan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa), serta membangun ekosistem kolaboratif baru guna mempersiapkan generasi Cilegon yang lebih baik dan berdaya.
Dandim menyampaikan apresiasi atas inisiatif relawan yang aktif membangun kolaborasi lintas sektor.
“Kami menyambut baik kehadiran Forum Potensi SAR Banten beserta seluruh elemen yang hadir hari ini. Sinergi antara TNI, relawan, komunitas, dan masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan wilayah, khususnya dalam mitigasi bencana dan pembinaan generasi muda,” jelas Letkol Inf Imam Buchori.
Ia menambahkan bahwa berbagai gagasan yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama unsur Forkopimda Kota Cilegon agar pelaksanaan program dapat berjalan terarah dan berkelanjutan.
“Pada prinsipnya kami mendukung seluruh program positif ini dan akan mencoba mengoordinasikannya dengan Forkopimda Kota Cilegon agar kolaborasi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum Potensi SAR Banten, Taufik Hidayat, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal membangun ekosistem kerja bersama antara relawan dan TNI.
“Audiensi ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bentuk komitmen kami untuk menghadirkan kolaborasi nyata. Relawan tidak bisa berjalan sendiri, sehingga sinergi dengan TNI menjadi fondasi penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana sekaligus pembinaan generasi muda Cilegon,” kata Taufik.
Ia berharap kerja sama ini dapat melahirkan program berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek kemanusiaan, edukasi kebangsaan, maupun pembangunan sosial.
Audiensi tersebut menjadi momentum awal terbentuknya ekosistem kolaborasi baru antara TNI, relawan kebencanaan, komunitas kreatif, dan unsur masyarakat dalam mewujudkan Kota Cilegon yang tangguh, solid, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(rief).



