Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Terekam CCTV, Spesialis Pencuri Burung Kicau Dicokok Polisi

Terekam CCTV, Spesialis Pencuri Burung Kicau Dicokok Polisi

Serang,fesbukbantennews.com (2/7/2015) – Nasib sial dialami Jayadi (19) warga Kp Pejaten, Kel. Kaligandu, Kota Serang. Tersangka pencurian spesialis burung kicau ini berhasil diringkus petugas Satuan Reskrim Polsek Serang, Kamis (2/7), setelah terekam kamera CCTV saat beraksi di rumah Sofat (34), warga Taman Puri Indah Blok D, Kota Serang. Dalam penyergapan, tersangka Jayadi sempat berusaha melarikan diri, namun berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah tetangganya.

Tersangka pencuri burung kicau di Mapolsek Serang

Tersangka pencuri burung kicau di Mapolsek Serang

“Kasus pencurian burung masih kita kembangkan. Satu tersangka lainnya dan penadah burung curian masih dalam pengejaran. Identitas keduanya sudah kita dapatkan,” ungkap Kapolsek Serang, Kompol Syahril Minda.

Dikatakan Kapolsek, terungkapnya kasus pencurian burun kicau ini berawal dari laporan Sofat yang mengaku kehilangan 2 burung peliharaaannya pada Senin (29/6). Ketika laporan, PNS yang bertugas di Sekretariat DPRD Banten ini juga membawa rekaman CCTV. Dalam rekaman kamera tersembunyi itu, jelas terlihat wajah tersangka Jayadi dibantu rekannya saat mengambil 2 burung yang ada di teras rumah korban.

“Berdasar dari rekaman itu, tim reskrim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi kedua tersangka. Ketika rumahnya kita datangi, tersangka kabur lewat atap rumah namun kemudian berhasil ditangkap saat bersembunyi di rumah tetangganya,” ujar Kapolsek didampingi Kanit Reskrim, Ipda Shilton.

Ditemui di ruang penyidikan, tersangka Jayadi mengaku sudah sering melakukan pencurian burung kicau, bahkan pada bulan Ramadhan ini saja, Jayadi mengaku sudah 5 kali mencuri burung. Dalam setiap aksinya, tersangka selalu ditemani Didin (17) tetangganya yang kini masih buron. Jayadi mengatakan 2 burung jenis murai dan cucak ijo milik Sofat sudah dijual seharga Rp1,4 juta.

“Burungnya saya jual dan uangnya sudah habis saya pakai buat kebutuhan sehari-hari,” aku Jayadi.(jimat/LLJ)

Copyright @2016 FBn