Trend tawuran pelajar, Kapolres Metro Tangerang Kota: tindak tegas!

0
186

Tangerang,fesbukbantennews.com (9/3/2022) – Menyikapi fenomena sosial tawuran atau perkelahian pelajar yang ada di kota Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Komarudin menegaskan pihaknya tidak segan-segan untuk menindak sesuai hukum yang berlaku bagi siapapun yang berani melakukan perkelahian ataupun tawuran pelajar di wilayah Kota Tangerang.

Kapolresta Tangerang saat ekpos kasus tawuran .

“kami sangat serius bahkan memberikan atensi khusus untuk melakukan berbagai upaya, mulai dari tahapan preventif bahkan kami tidak segan untuk melakukan sampai kepada tahapan penegakan hukum bagi siapa saja, khusunya yang memang saat ini menjadi trend yakni perkelahian pelajar, tawuran pelajar,”ujarnya.

Kapolres menjelaskan pihaknya telah melakukan berbagai upaya diantaranya sosialisasi himbauan, termasuk juga penggelaran kekuatan untuk mencegah terjadinya perkelahian pelajar. Bahkan pihaknya telah memegang sejumlah akun media sosial yang biasa melakukan ajakan-ajakan untuk tawuran di wilayah Kota Tangerang dan tengah didalami oleh Satreskrim Polres Metro Tangerang kota.

“kita sudah mendapati beberapa akun di sosial media yang memang kerap kali mendiskusikan ataupun membahas terkait masalah tawuran termasuk ajakan ajakan,”ujarnya.

Kapolres mengungkapkan tidak hanya akun media sosial, kode-kode dan sandi – sandi yang biasa digunakan oleh para pelajar untuk janjian tawuran, sudah dipelajari oleh pihaknya.

“Kita terus maping kita petakan dan kita akan berikan sentuhan-sentuhan kepada anak-anak kita yang melakukan ajakan ajakan untuk tawuran, dengan kode kode ataupun sandi – sandi mereka yang sudah kita dalami. Sehingga tentunya harapan kita kedepan kita betul-betul bisa meminimalisir, menekan, mengawasi, membatasi ruang gerak mereka yang akan coba-coba melakukan perkelahian pelajar khusus nya di wilayah Kota Tangerang,”ungkapnya.

Pihak orang tua juga dihimbau untuk mengawasi aktivitas anaknya dirumah, untuk melakukan pencegahan peran pengawasan orang tua sangat besar diharapkan.

” Kami sangat menghimbau kepada para orang tua untuk ikut melakukan pengawasan yang lebih lagi kepada anak anaknya, yang mengingat kebiasaan mereka ataupun biasanya yang biasanya kami temukan berdasarkan hasil interogasi dan termasuk juga keterangan keterangan orang tua yang anak-anaknya sudah berhasil kami amankan, dengan dalih menginap di rumah teman kemudian juga mengerjakan tugas ditempat temannya dan lain sebagainya,”kata Kapolres.

Kapolres mengatakan perilaku oknum pelajar yang telah diamankan saat tawuran sudah bukan lagi kenakalan remaja, tetapi sudah tindakan kejahatan, karena dengan sengaja sudah menyiapkan senjata tajam dan sebagainya.

“Jadi tolong (orang tua) untuk ikut melakukan pengawasan terhadap perilaku, karena apa yang mereka lakukan ini bukan lagi sebuah kenakalan remaja, tapi sebuah perbuatan tapi sudah sebuah kejahatan mengingat mereka sudah menyiapkan diri, mereka sudah melengkapi diri dengan senjata tajam dan mereka tentunya sudah berniat untuk melukai orang lain,”jelasnya.

Kapolres sangat berharap peran serta orang tua untuk mengawasi aktivitas anaknya di rumah, karena dalam beberapa kasus yang tengah ditangani, ditemukan malah orang tua malah membawa anaknya untuk melarikan diri saat akan diamankan oleh pihak kepolisian.

“Seperti contoh kasus yang terjadi di Teluk Naga, pelaku yang kami amankan itu melarikan diri ke Jawa tengah, kami tangkap di daerah Jawa tengah, dan yang sangat memperihatinkan lagi justru yang melarikan adalah orang tuanya, orangtuanya membawa lari yang bersangkutan ke Jawa Tengah dan berhasil kita amankan di Jawa Tengah,”ujar Kapolres.

“Ini tentu hal yang perlu menjadi atensi ataupun perhatian kita bersama, bahwa yang perlu kita lakukan adalah upaya pencegahannya, upaya pengawasan ya sehingga anak anak kita tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan tidak berhadapan dengan hukum itu sendri,”tambahnya.

Kapolres juga mengapresiasi masyarakat yang telah berperan serta dalam melakukan pencegahan terjadinya tawuran bahkan memberikan video rekaman kejadian kepada pihak kepolisian sehingga bisa mengidentifikasi para pelaku.

“Kami juga mengucapkan apresiasi terimakasih kepada masyarakat Kota Tangerang yang berkesempatan merekam Aktivitas perilaku perilaku yang meresahkan seperti gerombolan, anak anak geng motor, termasuk anak-anak pelajar tawuran, silahkan direkam kirimkan kepada kami. Ini sangat membatu kami untuk mengungkap para pelaku pelaku atau mengidentifikasi para pelaku yan tentu yang aktifitas sangat meresahkan.
Sekali kami mengucapkan terimakasih, dan kami menghimbau, eranya saat ini era digitalisasi siapa saja sekarang bisa melakukan memfoto atau memvideokan aktivitas mereka Mari sama sama kita persempit ruang gerak mereka untuk melakukan kejahatan atau melakukan aksi asli yang meresahkan, caranya kirimkan foto atau video kepada kami, akan kami segera tindak lanjuti,”kata Kapolres.(LLJ).