Tragis, Bantuan Untuk Masyarakat Tidak Mampu di Pandeglang Dipotong

0
761

Pandeglang,fesbukbantennews.com (7/3/2022) -Penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) di Desa Cimoyan Kecamatan Patia Pandeglang Banten merasa dirugikan karena ada pemotongan dari oknum yang mengaku pihak Rukun Tetangga (RT).

ilustrasi.(google).

Mereka seharusnya mendapatkan uang sebesar Rp. 600.000 perorang namun harus di potong sebesar Rp. 20.000 – Rp. 50.000.

“Di potong Rp. 50.000 harus ajah itu dari pak Rt. Semuanya untuk kampung pangalengan Rp. 50.000. Uangnya di anterin ke rumah terus dari pihak Rt minta uang.” Kata salah satu penerima bantuan Nasmah Warga kampung Pangalengan Patia.

Awalnya dikatakan Nasmah dari sanah kami dapat bantuan sebesar Rp. 600.000 di antar ke rumah, kemudian datang dari oknum Rt yang meminta uang sebesar Rp. 50.000.

“Lalu kata kami semua, Rp. 20.000 sajah.” Mintanya.

“Itu ada tulisannya Rp. 50.000 kata dia”. Tambah Nasmah sambil menirukan kata orang tersebut.

Nasmah sempat mempertanyakan alasan pemotongan anggaran tersebut. Namun pihaknya tidak mendapatkan alasan yang jelas.

“Tidak menjelaskan pemotongan uang tersebut buat apa.” Katanya.

Jarnah masih warga kampung Panggalengan juga mendapat potongan dari bantuan tersebut.

“Bener di kasih ke kami Rp. 600.000 ngasih ke oknum pihak Rt 50.000.” Katanya.

Menurutnya, Kalau misalkan pemotongan tersebut dialokasikan kepada yang tidak mendapatkan bantuan itu lebih bagus.

“Pemotongan uang itu dialokasikan kepada yang tidak mendapatkan bantuan mending lah.” Terangnya.

Sementara itu Junawati Kampung Kampung Malang Nengah yang juga mendapatkan uang bantuan dari pemerintah tersebut mengaku tidak mendapatkan potongan.

“Yah, saya beryukur tidak mendapatkan potongan.” Ungkapnya.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak kepala Desa Cimoyan belum bisa diminta keterangan.(ARKA/LLJ).