Cegah Pemurtadan, PP Pemuda Persis Kirim Mubaligh ke Pelosok Nusakambangan

0
54

Bandung,fesbukbantennews.com (22/11/2021)- Setelah dua kali melaksanakan bakti sosial, yakni sebar daging qurban pada bulan Juli dan pembangunan masjid pada Agustus lalu, kali ini PP Pemuda PERSIS melalui Bidang Dakwah mengirim kafilah du’at ke Nusakambangan pada Rabu (27/10/2021).

Para mubaligh Pemuda Persis yang ditugaskam ke Nusakambangan.

Setelah bertugas selama empat hari di pulau yang terletak di pesisir selatan Jawa tersebut, para mubalig yang diutus kembali dijemput oleh Bidang Dakwah PP Pemuda PERSIS, Ahad (31/10/2021). 

“Mubalig yang ditugaskan ke Nusakambangan ini tinggal selama empat hari di Kampung Bantar Panjang. Adapun kafilah du’at yang dikirim pada kesempatan kali ini adalah kader-kader mubalig yang diutus oleh PD Pemuda PERSIS Kabupaten Bandung,” kata Fajri Abdurofi, Sekretaris Bidang Dakwah PP Pemuda PERSIS dalam rilisnya kepada persis.or.id

Ia menyebutkan, mereka yang ditugaskan berjumlah tiga orang, yaitu Aan Sanusi dan Ari Irpandi (PC Pemuda PERSIS Majalaya) serta Muhammad Aziz Fikri (PC Pemuda PERSIS Dayeuhkolot).

Adapun tugas pokok yang diemban oleh kafilah du’at ini adalah mengajarkan ilmu-ilmu keislaman kepada seluruh masyarakat yang tinggal di Kampung Bantar Panjang—yang terdiri dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua. Materi ajar yang disampaikan ini meliputi materi-materi dasar, seperti belajar membaca Al-Qur’an, bacaaan doa-doa, serta kaifiyat wudhu dan shalat.

Lebih lanjut ia menyampaikan, ke depan, program pengiriman mubalig ke daerah pelosok seperti ini akan lebih banyak melibatkan kader-kader mubalig Pemuda PERSIS dari berbagai Pimpinan Daerah, terutama yang memiliki kader mubaligh “gemuk”. Hal ini dilakukan semata-mata untuk mendistribusikan kader ke wilayah-wilayah yang lebih membutuhkan sehingga keberdaannya menjadi lebih tepat guna.

Pemilihan Nusakambangan sebagai tempat penugasan kafilah du’at berdasarkan pada pebagian zonasi yang dibuat oleh Bidang Dakwah PP Pemuda PERSIS. Adapun indikator yang dibuat meliputi daerah rawan pemurtadan dan aliran sesat, minimnya tingkat pemahaman agama, hidup di bawah garis kemiskinan, minimnya fasilitas umum semisal sekolah, pusat layanan kesehatan, dll.

“Dari beberapa indikator di atas, Nusakambangan layak dan pantas jika kemudian menjadi wilayah pertama yang digarap oleh Bidang Dakwah PP Pemuda PERSIS di semester awal tahun pertama Masa Jihad 2021-2026,” ungkapnya.

Pelepasan kafilah du’at Oktober 2021 ini secara langsung dilakukan oleh Ibrahim Nasrul Haq Al Fahmi sebagai Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, yang didampingi oleh Ridwan Rustandi selaku Sekretaris Umum PP Pemuda PERSIS. Sementara pelaksaan teknis di lapangan dikomandoi oleh Bidang Dakwah PP Pemuda PERSIS dan dibantu oleh anggota Bidang Sosial PP Pemuda PERSIS.(LLJ).

Sumber : web official Persatuan Islam.