Ditemui Gubernur Banten : Massa Aksi Protes Penggunaan Gas Air Mata, Desak Kapolda Evaluasi Personelnya

0
48
Gubernur Banten Andra Soni di tengaj massa aksi unjukrasa, Kota Serang Sabtu (30/8/2025). (Foto: pemprov Banten)

Serang,fesbukbantennews.com (31/8/2025) – Massa aksi mendesak agar aparat kepolisian tak menggunakan gas air mata saat mencoba membubarkan massa aks, Sabtu (i30/8/2025) malam.Gubernur Banten Andra Soni di tengaj massa aksi unjukrasa, Kota Serang Sabtu (30/8/2025). (Foto: pemprov Banten)

‎Hal tersebut disampaikan massa aksi saat bertemu dengan Kapolda Banten Brigjen Hengki dan Gubernur Banten Andra Soni di sela-sela aksi unjuk rasa di sekitar Jalan Ahmad Yani Kota Serang, Sabtu malam (30/08/2025).

‎Salah satu massa aksi, Gojali mendesak Kapolda Banten mengevaluasi personelnya yang menggunakan gas air mata saat mencoba membubarkan massa. Karena, aparat kepolisian menembakkan gas air mata secara lurus ke massa aksi, sehingga dinilai cukup membahayakan.

‎”Jika ada demonstrasi jangan gunakan gas air mata,” katanya tegas.

‎Menanggapi hal tersebut, Hengki berjanji akan melakukan evaluasi.

‎”Terima kasih masukannya,” kata Hengki.

‎Gojali juga turut mendesak agar pemerintah segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, mengusut tuntas kasus Affan Kurniawan yang dilindas Brimob, siswa SMKN 2 Kota Serang violent Agara Castillo yang mengalami kekerasan oleh anggota Polda Banten.

‎”Hukuman apa, seperti apa,” tuturnya.

‎Di tempat yang sama, Andra mengaku akan mengakomodir tuntutan massa aksi.

‎”Kita akan tampung aspirasinya. Kita prihatin kondisi yang ada. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua,” tuturnya. (Uk/LLJ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here