Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter Lewat Pendadaran Tapak Suci Kota Serang

0
24
Tapak Suci Kota Serang.

Serang,fesbukbantennews.com (1/11/2026) – Dalam rangka mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual, Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kota Serang kembali menggelar kegiatan Pendidikan Dasar dan Latihan (Pendadaran). Kegiatan pembinaan siswa tapak suci ini di gelar di MTSN 2 Kota Serang selama dua hari yakni 31 Oktober hingga 1 November 2026.Tapak Suci Kota Serang.

Kegiatan Pendadaran ini diikuti oleh sebanyak 145 peserta yang merupakan siswa Tapak Suci dari beberapa sekolah di Kota Serang. Acara ini dirancang sebagai gerbang awal bagi para siswa untuk menempa kedisiplinan, ketangguhan mental, serta memperdalam nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan utama perguruan.

Salah satu pelatih Tapak Suci Kota Serang, Rohimi menyampaikan bahwa pendadaran bukan sekadar ajang uji fisik dan teknik jurus semata, melainkan sarana pembentukan karakter bagi para siswa tapak suci.

Ia memaparkan bahwa kegiatan yang dikemas dengan nama Pendadaran Tapak Suci Serang Menyala 2026 ini di ikuti oleh sebanyak 6 sekolah meliputi, MTSN 1 Kota Serang, MTSN 2 Kota Serang, SMPN 11 Kota Serang, SMPN 19 Kota Serang, SMKN 3 Kota Serang dan SMKN 4 Kota Serang.

Rohimi juga menjelaskan, Pendadaran kali ini mengusung tema ‘Berproses Bersama Sukses Bersama’. Hal ini sebagai bentuk semangat dan motivasi untuk meraih kesuksesan bersama-sama dengan proses latihan yang saling menyemangati satu sama lain.

“Melalui pendadaran ini, kami ingin mencetak kader-kader Tapak Suci yang tangguh, namun tetap senantiasa menjunjung tinggi Iman dan Akhlak,” ujar Rohimi, (1/11).

Dia menyampaikan, bahwa hal ini sejalan dengan motto tapak suci yakni Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi lemah yang mengisyaratkan bahwa pesilat tapak suci selalu menjunjung tinggi Iman dan Akhlak dalam hidup.

“Karena kekuatan tanpa akhlak mulia akan melahirkan pesilat yang sombong. Sebagai pesilat, kita harus tetap rendah hati,” tegasnya.

Dia juga berpesan agar para pesilat tapak suci dapat menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun di dalam persyarikatan.

“Tapak Suci adalah benteng moral generasi muda. Jadikan ilmu yang kalian peroleh hari ini sebagai motivasi untuk terus berprestasi dan membawa nama baik perguruan di kancah yang lebih luas,” paparnya.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan Kepala MTSN 2 Kota Serang, Ampirnadi. Ia memberikan pesan kepada para siswa tapak suci agar terus menjunjung tinggi iman dan akhlak dalam kegiatan sehari-hari dan jauhkan diri dari sifat sombong.

“Jadi harus seperti padi, semakin berisi semakin rendah hati jangan seperti ilalang, dia tumbuh lurus, tinggi tegak tapi tak berisi yang juga menggambarkan sifat sombong,” katanya. (MPD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here