Rektor UMT Hadiri Rapat Koordinasi Sertifikasi Tanah Wakaf se-Provinsi Banten

0
23
Rektor UMT Hadiri Rapat Koordinasi Sertifikasi Tanah Wakaf se-Provinsi Banten.

Serang,fesbukbantennews.com (20/2/2026) – Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Dr. Desri Arwen, menghadiri Rapat Koordinasi Sertifikasi Tanah Wakaf yang diselenggarakan di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Serang, pada Jumat, 20 Februari 2026.Rektor UMT Hadiri Rapat Koordinasi Sertifikasi Tanah Wakaf se-Provinsi Banten.

Rapat koordinasi yang digagas oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini terasa spesial dengan hadirnya Menteri ATR/BPN, Bapak Nusron Wahid. Kehadiran Menteri Nusron Wahid disambut antusias oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam se-Provinsi Banten yang hadir dalam forum tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Nusron Wahid menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kepastian hukum bagi aset-aset umat. Ia menyampaikan bahwa dirinya sengaja mengumpulkan seluruh perwakilan ormas dalam forum ini untuk mencari solusi komprehensif atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi terkait tanah wakaf, serta tanah fasilitas sosial dan fasilitas umum (pasos/pasum) yang digunakan untuk tempat ibadah.

“Sengaja kita kumpulkan seluruh ormas di sini untuk memberikan solusi nyata. Baik itu persoalan tanah wakaf yang belum bersertifikat, maupun tanah pasos pasum yang digunakan untuk tempat ibadah, harus segera kita selesaikan agar umat bisa beribadah dengan tenang,” ujar Nusron Wahid di hadapan para peserta rapat.

Turut hadir memberikan dukungan penuh, Gubernur Banten, Andra Soni, yang dalam sambutannya berharap agar rapat koordinasi ini dapat membawa manfaat besar bagi seluruh organisasi kemasyarakatan di Banten. Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya pengelolaan tanah wakaf yang tersertifikasi secara profesional dan transparan.

“Saya berharap rapat ini tidak hanya seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan langkah konkret yang bisa memudahkan ormas dalam mengelola tanah wakaf. Dengan sertifikasi, aset umat ini menjadi kuat dan bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat Banten,” harap Gubernur Andra Soni.

Menanggapi arahan dari Menteri ATR/BPN dan Gubernur Banten, Rektor UMT Dr. Desri Arwen menyampaikan apresiasinya. Ia menilai langkah cepat yang diambil oleh Kementerian ATR/BPN merupakan angin segar bagi dunia pendidikan dan keagamaan.

“Kami dari Universitas Muhammadiyah Tangerang menyambut baik upaya solutif yang digagas oleh Bapak Menteri Nusron Wahid. Ini adalah langkah luar biasa yang membantu ormas muslim, termasuk Muhammadiyah, agar lebih nyaman dan aman dalam mengelola aset wakaf, khususnya yang digunakan untuk tempat ibadah dan fasilitas pendidikan. Kepastian hukum ini akan memacu kami untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Dr. Desri Arwen dalam komentarnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum percepatan sertifikasi tanah wakaf di Provinsi Banten, sehingga aset-aset umat dapat terdaftar secara legal dan terhindar dari potensi sengketa di kemudian hari.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here