Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Warga Curug Kesal, Uang Raskin Dipakai Lurah untuk Berobat

Warga Curug Kesal, Uang Raskin Dipakai Lurah untuk Berobat

Serang,fesbukbantennews (10/3/20015)- Warga Kampung Malang Tengah Lebak, Desa Pancalaksana, Kecamatan Curug, Kota Serang, mengeluhkan uang Beras Miskin (Raskin) yang terpakai oleh Lurah Pancalaksana dengan alasan untuk berobat.

Warga berkumpul di Kantor kelurahan untuk meminta kejelasan uang mereka yang di dampingi dari pihak kepolisin Polisi Sektor (polsek) Curug Kota Serang

Warga berkumpul di Kantor kelurahan untuk meminta kejelasan uang mereka yang di dampingi dari pihak kepolisin Polisi Sektor (polsek) Curug Kota Serang

Lurah Pancaleksana Hujaeni membenarkan bahwa uang masyarakat untuk membeli raskin terpakai oleh dirinya. Uang yang terpakai tersebut diambil dari seluruh Rukun Tetangga (RT) oleh staffnya Satim, atas perintah Lurah.

Meski demikian, Lurah berjanji akan mengembalikan uangnya Rabu (11/3/2015) besok. Dari 800 Kartu Keluarga (KK) yang biasa menerima Raskin, mereka biasa mendapatkan 6 sampai 8 liter per KK dengan harga 2 ribu per liternya.

“Katanya terpakai untuk berobat uang yang dikumpulkan dari masyarakat untuk membeli Raskin tersebut,” kata staff kelurahan Pancaleksana Satim, Senin (9/3/2015).

Hujaeni selaku Lurah Pancalaksana membenarkan bahwa memakai uang tersebut, dan uang Raskin terpakai sebesar Rp2.800.000 untuk biaya berobat dirinya, tetapi paling ia berjanji besok lusa akan kembalikan uangnya.

“Baru di setorkan ke bank Bukopin sebesar 5 juta, dari total keseluruhan Rp7.800.000,” kata Lurah Pancalalaksana Hujaeni.

Najib ketua RT 12/1 mengatakan dirinya meminta uang pungutan kepada warga memang disuruh oleh staff kelurahan Satim agar mintain uang kepada warga buat Raskin.

“Uang yang terkumpul di RT saya hanya Rp1.500.000 dan uangnya sudah saya serahkan kepada Satim,” katanya.

Najib juga menambahkan, dirinya ditegur warga agar mendesak pihak kelurahan yang sampai sekarang belum ada kabarnya Raskin tersebut, padahal pihak kelurahan menjanjikan, Jumat (27/2/2015) lalu beras akan dibagikan.

“Mana buktinya, sampai saat ini belum ada kabarnya, jadi warga marah. Ditambah lagi jika uang warga diketahui terpakai oleh Lurah untuk berobat dirinya,” katanya.

Warga memberikan uang untuk raskin tersebut bervariasi,dari kisaran Rp 10 ribu sampai Rp50 ribu.(man/LLJ)

Copyright @2016 FBn