Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tingkatkan Kapasitas Guru Soal PAKEM lewat Replikasi (anna*)

Tingkatkan Kapasitas Guru Soal PAKEM lewat Replikasi (anna*)

Pandeglang,fesbukbantennews (2/5/2015) – “Melihat keberhasilan pelaksanaan pembelajaran PAKEM di gugus dua yang dibina USAID PRIORITAS, saya bersama kepala sekolah lain merancang replikasi agar guru-guru di tempat kami dapat mengembangkan kapasitasnya demi peningkatan mutu pendidikan,” ujar St. Ruhana S.Pd., Kepala SDN Banyumas 3 juga sekaligus SDN Banyumas 4 , Selasa (31/3/2015).

Kegiatan USAID Prioritas Banten di Pandeglang

Kegiatan USAID Prioritas Banten di Pandeglang

Hal ini disampaikannya pada kegiatan Replikasi PAKEM Kelompok Kerja Guru (KKG) Kecamatan Bojong yang didanai secara swadaya dan diikuti oleh 50 guru, yang berasal dari tujuh SD Negeri.

Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Bojong H Haerul Spd, saat membuka acara mengatakan, pihaknya mendukung terlaksananya replikasi dilakukan secara berkesinambungan sehingga semakin banyak sekolah menyelanggarakan pembelajaran PAKEM.

“Saya mengapresiasi K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) yang berinisiatif menggagas pelaksanaan replikasi. Saya juga bangga bahwa Kecamatan Bojong telah memiliki aset fasilitator daerah yang memotivasi guru agar lebih profesional,” kesan Haerul yang berharap replikasi dapat dilakukan di wilayah non mitra USAID PRIORITAS lainnya.

Pelatihan replikasi selama tiga hari ini memuat topik seperti, menciptakan lingkungan belajar yang efektif, memahami kurikulum, melayani perbedaan individu, pertanyaan tingkat tinggi dan lembar kerja, serta penilaian autentik. Dalam kesempatan ini, peserta juga diajak untuk melakukan praktik mengajar lintas kurikulum mata pelajaran sehingga menguatkan kapasitas mereka sebagai guru.

“Saya senang pelatihan ini menambah wawasan saya sebagai guru dan menarik dengan berbagai media pembelajaran yang menarik. Saya sebagai guru saja senang, apalagi siswa apabila saya mempraktikkan PAKEM di kelas,” kata Enjun Junariah, guru kelas IV SDN Banyumas 3 yang didampingi peserta lain dari SDN Banyumas 1, Rodiah dan Siti Robiah.

Sedangkan Iksan, guru kelas IV SDN Banyumas 5 mengatakan bahwa ia akan menerapkan kerja kelompok di kelasnya sehingga pembelajaran menjadi aktif.

“Kerja kelompok akan memunculkan interaksi guru dan siswa, juga siswa dan siswa. Saya juga akan mulai membuat portofolio untuk karya siswa sehingga siswa merasa bangga akan produknya,” tambah Iksan sekali lagi. (LLJ)
*anna Rosita, USAID Prioritas Baanten.

Copyright @2016 FBn