Pengurus Saka Widya Budaya Bakti Dikbud Kabupaten Pandeglang Dikukuhkan

0
202

Pandeglang, fesbukbantennews.com (9/2/2021) – Kwartir Gerakan Pramuka Cabang Pandeglang mengukuhkan pengurus dan anggota Saka Widya Budaya Bakti di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pandeglang, Selasa (9/02/2021) di Aula Dikbud Cikupa Pandeglang.

Pengukuhan Pengurus Saka Widya Budaya Bakti Dikbud Kabupaten Pandeglang.

35 pengurus Saka Widya Budaya Bakti yang dilantik tersebut terdiri dari unsur Dikbud, Kemenah, Kwarcab, UPT, PKBM, HIMPAUDI, IGRA, Sanggar Seni, Majelis Pembimbing, dan Akademisi.

Kepala Dikbud Kabupaten Pandeglang, Taufik Hidayat mengatakan, 35 pengurus Saka Widya Budaya Bakti diharapkan mampu membantu pemerintah dalam mengimplementasikan program prioritas satu desa satu cerita satu budaya di Kabupaten Pandeglang.

“Saka Widya Budaya Bakti mampu membangun generasi yang cinta budaya dan memiliki keinginan kuat untuk melestarikan budaya di Pandeglang yang semakin tergerus,” kata Taufik.

Untuk diketahui, Saka Widya Budaya Bakti merupakan wadah untuk menyalurkan bakat, minat, kemampuan dan keterampilan Pramuka melalui beberapa Krida yaitu Krida PAUD, Krida Kursus dan Pelatihan, Krida Pendidikan Masyarakat, Krida Bina Sejarah, Krida Bina Cagar Budaya dan Miseum, Krida Bina Nilai Budaya serta Krida Bina Seni dan Film.

“Semua itu masuk dalam program prioritas satu desa satu cerita satu budaya di Kabupaten Pandeglang,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Kwarcab Pandeglang, Dodo Juanda mengatakan, pengurus Saka Widya Budaya Bakti Kabupaten Pandeglang merupakan yang ke-3 yang dikukuhkan di Provinsi Banten setelah Cilegon dan Lebak.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pandeglang karena mau meresmikan Saka Widya Budaya Bakti,” kata Dodo Juanda dalam sambutannya.

Dodo berharap melalui Saka Widya Budaya Bakti akan lahir beragam program menarik dari setiap Krida yang sesuai dengan kebutuhan di masyarakat.

Senada diungkapkan pengurus Kwarda Banten Miftahul Rahmat. Saat menjadi narasumber pada pelantikan dan sosialisasi kegiatan tersebut Miftah menambahkan bahwa seluruh peserta yang dilantik memiliki tugas yang berat.

“Seluruh peserta harus mengamalkan tujuan dari Kridanya masing-masing, seperti memberikan pengajaran keaksaraan pada Krida pendidikan masyarakat, dapat menjadi tanaga pendidik atau pengelola program PAUD pada Krida PAUD, dapat memberikan program pendidikan dan pelatihan pada Krida pendidikan kecakapan hidup, serta Krida-krida lainnya,” ujarnya.(Riz/LLJ).