Yurianto : Social Distancing Paling Efektif Cegah Penularan Covid – 19

0
951

Serang,fesbukbantennews.com (22/3/2020) – Juru bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberi pujian kepada masyarakat dalam konteks penerapan social distancing. Menurutnya upaya pencegahan COVID-19yang dilakukan semakin baik dari hari ke hari.

Ilustrasi.(gambar:masalah.com).

“Semakin hari semakin bagus upaya masyarakat dalam konteks kontak sosial, banyak yang paham tapi masih perlu ditingkatkan. Karena ini cara yang paling efektif untuk mencegah penularan dari seseorang,” kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Yuri berharap kebijakan ini bisa diimplementasikan oleh seluruh masyarakat. Masyarakat diminta untuk saling mengawasi, mengingatkan, dan membantu.

“Inilah jati diri bangsa kita yang selalu gotong royong dan tenggang rasa untuk bersama-sama menghadapi COVID-19.”

Pesan untuk Anak Muda

Dalam kesempatan itu Yuri tak lupa untuk selalu mengingatkan tentang social distancingterutama bagi para pemuda. Menurutnya, sering kali karena imunitas yang baik mereka tidak merasakan gejala.

“Namun, bisa saja mereka membawa virus dan ditularkan ke keluarga yang rentan. Misal orang lanjut usia atau yang memiliki riwayat penyakit seperti diabetes. Bisa saja hal ini mengancam jiwa. Mari sadari bagaimana caranya kita menghadapi pandemik, kita kurangi penularan.”

Yuri mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan masing-masing. Jika muncul gejala, hal pertama yang perlu diingat adalah jangan panik.

“Segera konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat, dokter akan menilai apa ada indikasi yang kuat untuk selanjutnya diperiksa swab.”

Ia menambahkan, rumah sakit banyak didatangi oleh orang yang ingin periksa kesehatan hingga melebihi kapasitas. “Padahal banyak yang tidak perlu ke rumah sakit, cukup isolasi diri jika gejala ringan.”

Masyarakat diminta secara aktif melakukan upaya untuk tidak menularkan, tinggal di rumah, batasi kontak, tidak menggunakan alat makan secara bersama, monitoring kondisi secara rutin, dan konsultasi dengan tenaga kesehatan.

“Apabila ada tetangga mengisolasi diri, tetangga lain monitor beri dukungan,” pungkasnya.(sumber: liputan6.com/LLJ).