Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Bupati Lebak : MUI Punya Peranan Strategis Bantu Pemerintah Urusi Persoalan Agama
Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Kabupaten Lebak di Aula PKK Sekretariat Daerah, Rabu (17/5/17) .

Bupati Lebak : MUI Punya Peranan Strategis Bantu Pemerintah Urusi Persoalan Agama

Lebak,fesbukbantennews.com (17/5/2017) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan lembaga keagamaan mitra pemerintah yang. mewadahi para ulama, zuama, dan cendekiawan islam di Indonesia. MUI memiliki peranan strategis untuk membantu pemerintah mengurusi persoalan agama umat islam, penentuan kebenaran sebuah aliran dalan agama islam dan hal-hal yang berkaitan dengan hubungan seorang penganut agama islam dengan lingkungannya. Kata bupati lebak Iti Octavia Jayabaya dalam membuka Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Kabupaten Lebak di Aula PKK Sekretariat Daerah, Rabu (17/5/17).

Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Kabupaten Lebak di Aula PKK Sekretariat Daerah, Rabu (17/5/17) .

“Selama ini MUI Lebak sudah berkhidmat untuk masyarakat Lebak dan senantiasa memberikan tuntunan, doa dan bimbingan kepada pemerintah dan umat melalui program lebak cerdas, sehat dan sejahtera”. kata bupati lebak

Iti Octavia juga mengatakan, dalam pelaksanaan musda ini selain menyusun kepengurusan MUI Kabupaten Lebak periode selanjutnya, diharapkan para peserta musda dapat menyusun rekomendasi masalah strategis baik internal. maupun eksternal, guna memperkokoh silaturahmi dan kerjasama antara ulama dengan umaro.

menurutnya, ditengah dinamika persoalan Umat dan kebangsaan yang makin berkembang saat ini, maka tantangan untuk pengurus MUI berikutnya sangatlah berat. tambah iti octavia

Sementara itu, ketua MUI provinsi banten Dr KH Romli mengatakan, kehadiran majelis ulama Indonesia pada dasarnya untuk menangani masalah keagamaan dan awal dibentuk pada tahun 1975 sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan bidang keagamaan .

Selain itu, Pengurus MUI diharapkan memliki keilmuan keagamaan yang mendalam dan memiliki ketakwaan yang tinggi karena akan menjadi rujukan masyarakat dalam menghadapi permasalahan hidup.

“Tidak semua yang kita fikirkan harus dikatakan, tapi sebelum dikatakan harus difikirkan” pesan KH Romli. (KEK/hmsLebak/LLJ).

Copyright @2018 FBn