IMM Pandeglang : Progam Jakamantul Kurang Pengawasan , Banyak Jalan Tak Sesuai Spek

0
181

Pandeglang,fesbukbantennews.com (9/6/2022) – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi unjuk rasa di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kab. Pandeglang,Kamis (9/6/2022).

Aksi IMM Pandeglang soroti program Jakamantul.

Dalam aksinya puluhan mahasiswa meminta agar DPUPR bersih dalam praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)

Ketua Umum PC IMM Kab. Pandeglang mengatakan bahwa Program Jakamantul (Jalan Kabupaten Mantap Betul) sangat sarat akan kepentingan sekelompok orang, mereka meminta agar DPUPR bersih dari mafia proyek.

“Dari banyak pengerjaan ruas jalan Kabupaten yang di bangun Pemerintah Daerah akan tetapi nampak tak sesuai dengan ketentuan spesifikasi Bina Marga tahun 2018, kami meminta DPUPR agar memaksimalkan fungsi pengawasannya, jangan ada main mata dibalik layar dengan para pengusaha,” kata Sadin

Ia juga meminta agar setiap pengadaan barang dan jasa yang ada di kabupaten Pandeglang, khususnya di DPUPR sesuai dengan aturan Perpres No 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang/jasa.

Korlap Aksi, Fakhruddin dalam Orasinya juga mendesak DPUPR untuk memBlacklist Perusahan Nakal.

“Kami mendesak secara tegas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Pandeglang untuk melakukan Blacklist perusahaan nakal, karena di Program JAKAMANTUL ini ternyata banyak ruas jalan yang dibangun tidak sesuai spesifikasi Bina Marga 2018,”Katanya

Fakhruddin juga mengatakan, DPUPR kurang dalam melakukan melakukan pengawasan terhadap pekerjaan yang tengah dilaksanakan.

Hal itu terbukti dalam pembangunan ruas jalan Pasir Nangka – Cikadu di Kecamatan Cibitung, dimana terdapat kerusakan disebabkan karena pondasi yang kurang baik, sehingga tidak kuat menahan beban diatasnya.

“DPUPR hari sangat lemah akan pengawasan terhadap pengerjaan ruas jalan yang tengah banyak dilaksanakan, itu terbukti dari berbagai pengerjaan jalan yang mudah rusak. Kami menduga disebabkan karena pengusaha bermain di agregat saat pembangunan,” ujar dia.(Sdin).