Anniversary ke -14, BARAC Banten Gelar Khitanan Massal dan Pangkas Rambut untuk Yatim

0
170

Serang,fesbukbantennews.com (13/8/2022) – Dalam rangka aniversary ke-14, Barudak Antik Club (BARAC) Banten menggelar khitanan massal dan buka stand pangkas rambut yang hasilnya didonasikan untuk yatim di lapangan makan keramat kampung Combong, Desa/Kecamatan Baros, Kabupaten Serang ,Minggu (14/8/2022).

Panitia Aniversary BARAC ke 14 berpose bareng peserta khitanan dan tamu undangan .

Dalam acara yang dihadiri ratusan masyarakat, komunitas motor dalam dan luar Provinsi Banten , komunitas pangkas rambut atau biasa disebut ASBAR, panitia mebgkhitan sebanyak 58 orang anak di lingkungan kecamatan Baros dan sekitarnya.

Oman Abdurrohman selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan, sebetulnya kegiatan ini modal nekad, disebut modal nekad karena awalnya pendanaan hanya didapat dari iuran anggota Barac yang mayoritas profesinya tukang bengkel motor, ada juga hasil jualan cangkang rokok.

“Namun dalam perkembangannya alhamdulillah ada donatur , baik lembaga maupun individu yang mengulurkan tangannya untuk ikut membantu lancarannya kegiatan,” Kata Oman.

Oman juga mengatakan, pihaknya patut bersyukur yang awalnya sempat ragu bahwa acara akan bisa dilaksanakan, namun dengan kesolidan dan sifat saling tolong menolong terhadap sesama, “Alhamdulillah acara ini bisa dilaksanakan,” katanya.

Sementar fahrurozi sebagai Ketua BARAC menyampaikan. Keegiatan khitanan massal ini adalah agenda rutin tahunan Barac.

“Sebelum pandemi covid 19. Barac Banten biasa melaksanakan berbagi dengan sesama. Pasca covid 19, ini kita baru mengawali lagi. Doakan mudah2an tahun depan bisa melaksanakan lagi.timpalnya.

Hal senada disampaikan oleh Dir Binmas Polda Banten Kombespol Sofwan Hermanto, dimana ia menyampaikan apresiasi kepada Barac Banten yang sudah menyelenggarakan kegiatan sosial yang positif ini sekaligus mengajak kepada masyarakat untuk terus berkolaborasi dengan kepolisian dalam rangka menjaga kerukunan dan keharmonisan serta menangkal berita Hoaks.

Kemudian untuk memeriahkan acara khitanan para peserta sunat diarak keliling kampung di iringi oleh alunan musik jaipongan dari masyarakat sekitar. tentu saja ini dimaksudkan supaya anak tidak tegang ketika proses di khitan.

Selanjutnya dalam proses khitan panitia mengatur jadwal khitanan yang dipimpin oleh tim dokter yang didatangkan panitia.
Selain itu antusiasme berbagi bukan hanya ditunjukan oleh komunitas motor antik, komunitas pangkas rambut atau biasa disebut ASBAR membuka stand pangkas rambut yang hasilnya di donasikan untuk kegiatan khitanan massal tersebut.

Mufa selaku kordinator ASBAR menyampaikan teman2 ASBAR merasa tergerak hati untuk berbagi dengan cara kami didalam rangka kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan ini diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh KH. Bai Didih selaku ulama di kecamatan Baros.(onyon/LLJ).