Bulan: Februari 2015

  • BWF : Hentikan Abrasi Mulai dari Sekarang

    Serang, FESBUKBANTEN News  (8/2/2015) –  Mulai terjadinya abrasi di beberapa wilayah pesisir pantai dan muara yang disebabkan ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab. Berdampak mulai berkurangnya beberapa sumber daya laut seperti ikan dan udang. Salah satu komunitas mancing, Banten Wild Fishing (BWF) bersama warga setempat pun akhirnya turun tangan menyelamatkan sumber daya lauttersebut dengan menyebar tanaman mangrove. 

    “Padahal dengan semakin berkurangnya tanaman mangrove di pesisir pantai maupun muara, berdampak terhadap berkurangnya populasi ikan dan udang,” ungkap WakilKetua BWF, LA, Sabtu (7/2/2015) kemarin.

    Menurutnya, Ada sekitar 10.000 batang pohon bakau yang siap ditanam (sebagian sudah ditanamkan), yang berguna untuk menangkal abrasi dan menjaga sumber daya laut. Tujuandari penanaman pohon sebagai tempat habitat sumber daya ikan. Karena keberadaan bakau di Muara Kebayungan sudah banyak yang rusak. Bahkan kondisi inimenyebabkan beberapa wilayah pantai dan muara mengalamai abrasi. “Untukmenjaga kelangsungan perkembangbiakan ikan dan udang makanya kami lakukanpenanaman bakau,” jelasnya.

    Untuk tetap menjaga agar mangrove yang sudah ditanam tadi maupun yang sudah ada sejaklama, pihaknya juga telah menghimbau kepada masyarakat melalui sosialisasiuntuk menjaga kondisi mangrove yang ada. “Masyarakat maupun pemancing jangan lagi menebang bakau yang ada, memang sekarang ini sebagian masyarakatsudah sadar untuk tidak melakukan penebangan bakau, mari kita jaga kelestarianalam kita,” bebernya.

    Diungkapkannya, panjang daerah pesisir di Kebayungan mencapai puluhan kilometer. “Tentu ini menjadi potensi bagi nelayan. Namun juga tidak terlepas dari kepedulianmasyarakat untuk menjaga lingkungan agar habibat ikan dan sumber daya lautlainnya tidak berkurang apalagi sampai hilang,” tandas Lilik.(LLJ)

    Berita kirimanwarga : Gus ananta

  • Pohon Tumbang Akibat Angin Kencang di SMKN 2 Kota Serang, Sebuah Mobil Ringsek

    Serang,FESBUKBANTEN News (8/2/2015) – Hujan deras serta angin kencang membuat sebuah pohonjati tumbang dan menimpa mobil yang sedang diparkir di halaman Sekolah MenengahKejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Serang Jalan KH Abdul Fatah Cijawa Kota SerangBanten, Sabtu (7/2/2015)

    Pohon jati yang sudahberumur puluhan tahun dan rapuh ini tidak kuat menahan angin disertai hujanderas  yang mengguyur kota serang sejak siang tadi, sehingga akar pohontidak kuat, tumbang dan menimpah mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi A1397 AD milik sekolah.

     “Tadi pas hujanderas, tiba tiba pohon jati besar roboh nimpah mobil oprasional sekolah, tapiuntung ga ada orang di dalamnya” Kata satpam Sekolah Rahmat kepadawartawan.

    Kemudian pihak sekolahberusaha menyingkirkan pohon yang tingginya sekitar 15 meter tersebut denganalat seadanya, namun kondisi mobil rusak parah.

    “tadinya juga inipohon mau di tebang karna sudah rapuk, tua lagi. yah akhirnya jadi korbanmobilnya ringsek parah, kalau dibenerin ini bisa puluhan juta, tapi yang pentingga ada korban jiwa” tutur rahmat.

    Sementara itu pantuan dibeberapa titik di Kota Serang pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Cilegonlingkungan Legok, namun tidak ada korban jiwa hanya lalu lintas tersendat karnapohon jatuh melintang ke tengah jalan.

    “Di daerahCinanggung juga tadi ada yang tumbang, abis hujan deras ditambah anginnyakencang, harusnya pemerintah terkiat secepatnya mendata pohon yang sudha rapuhdan tua sebelum ada korban jiwa” kata salah satu warga Kota Serang ArifHamdi.(rhiedh//LLJ)

  • Penghapusan Hutang Pajak Tanjung Lesung Vilage oleh Pemkab Pandeglang Kembali Dipertanyakan

    Pandeglang,FESBUK BANTEN News (6/2/2015) –  Serikat pemuda penyeru keadilan (SPPEK) Kembali mempertanyakan peroses hukum soal penghapusan piutang pajak ditahun 2013, senilai Rp. 338.645.000 dengan mengirim surat kelarifikasi ke Kejari Negri Pandeglang, Kamis (5/2/0215 ) kemarin.
    Ketua SPPEK mengungkapkan, penghapusan piutang pajak oleh SK Bupati ,No. 973/Kep. 455- Huk /2013 Desember 2013 tentang penghapusan piutang pajak Tanjung lesung bay Vilage(TLBV) Hotel dan Resor ditahun 2013 dengan nilai Rp. 338. 645. 000 dinilai bagian dari kebocoran keuangan negara yang. Bisa jadi berimplikasi pada pelanggaran Hukum.
    “Diduga dalam proses Penghapusan piutang pajak tersebut Sarat Kongkalingkong antara pemda dengan wajib. Pajak bahkan mungkin juga tidak melalui proses ketentuan peraturan perundang- undangan,” kata Marjuk, usai melayangkan ke Kejari Pandeglang, Kamis (6/2/2015).
    Marjuk mengaku mengirim surat ke kejari, Isinya meminta kelarifikasi atas laporan Ktua SPPek Pada 26 Oktober 2014. Kami berharap ada kejelasan dari Kejari bahwa dugaan pelanggaran penghapusan piutang pajak benar- benar ditindaklanjuti, dilakukan investigasi atas dugaan dugaan yang mereka laporkan.
    Marjuk  menambahkan, pihaknya akan terus mengawal laporan yang sudah kami layangkan , Rencananya kami juga akan melayangkan surat prmohonan pada KPK untuk menelusuri dugaan dugaan penyalah gunaan Penghapusan piutang pajak tersebut, deraf laporannya sedang kami persiapkan , perihal dugaan penghapusan piutang pajak tentunya kami tidak ingin pula ada kongkalingkong antara pemda dengan. Aparat penegak hukum, dugaan penyalahgunaan penghapusan piutang pajak tersebut harus ada kejelasan dan pertanggung jawaban tandasnya.
    Sementara anggota SPPEK lainny Nurman menambahkan soaal penghapusan piutang pajak TLBV oleh Pemda bisa. Jadi tak sesuai ketentuan undang Undang Nomor 28 Tahun 2007 perubahan ketiga atas undang undang, Nomor 6 tahun 1983 tentang. Ketentuan Umum dan tata cara perpajakan dan beberapa ketentuan peraturan lainnya.
    “makanya kami. Meminta kejari Untuk melakukan investigasi kalau hasil investigasi terdapat penyalahgunaan segra memanggil pihhak pihak yang bertanggung jawab untuk memprtanggung. Jawabkannya jangan. Sampai tak ada kejelasan sehingga muncul asumsi negatif pada lembaga penegak Hukum,”  Ucap Nurman,
    Sebetulnya,lanjut Nurman, pihaknya pernah mengirimkan surat audensi ke pa sekrtearis daerah, beberapa minggu. Yang lalu untuk meminta klarifikasi. Atas langkah langkah pemda menyelesaikan persoalan penghapusan piutang pajak TLBV di 2013 misalnya saja apaka pemda sendiri sudah melakukan upaya paksaan terhadap. Wajib. Pajak untuk melakukan pembayaran pajak atau mungkin bisa jadi sampai pada. Penyitaan, sesuai ketentuan Undang Undang nomor. 19 tahun 1997 tentang Penagihan pajak dengan surat paksaan.
    “Namun bagaimana pemda kelarifikasi surat Audensi yang kami kirimkan belum juga ada tanggapan,” ujar Nurman.(LLJ)
  • Mau Diselundupkan ke Jawa Tengah, Daging Celeng 4,15 Ton Digagalkan di Pelabuhan Merak

    Cilegon,FESBUK BANTEN News (6/2/2015) – Daging celeng seberat 4,15 tonyang akan diselundupkan dari Palembang,Sumatera ke Boyolali,Jawa Tengah, yangdimuat dalam truk bernopol AD 1924 AV, berhasil digagalkan  aparat  Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP)Merak di dermaga satu Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten.
    “Tadikita amankan truk bermuatan daging celeng seberat 4,15 ton. Setelah kitalakukan pemeriksaan dengan tim saat kapal sandar, ternyata benar truk itumembawa daging celeng,” kata kepala KSKP Merak, AKP Nana Supriatna, diPelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jum’at (6/2). PihakKSKP berhasil mengamankan daging celeng berdasarkan laporan warga yang diterimaoleh pihak kepolisian.
    Daging tersebut di angkut oleh truck bernopol AD 1924AV. “Saatini sopir dan kernet truk akan menjalani pemeriksaan. Setelah itu, barulahbarang bukti akan kita limpahkan ke Balai Karantina untuk penyidikan, sekaligusuntuk penyimpanan barang bukti karena Balai Karantina memiliki alat pendinginuntuk penyimpanan,” terangnya.

    Dagingceleng ilegal yang ditaksir bernilai Rp 20 juta itu berasal dari Palembang danakan dikirim ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah dengan modus sang supir membawaserbuk kayu. Tetapi petugas tak mudah percaya dan saat digeledah, ditemukan4,15 ton daging celeng tanpa dokumen tersebut dibawah tumpukan karung berisiserbuk kayu.

    Menurutkepala KSKP, penyelundupan seperti ini merupakan model baru. Dimana,penyelundup mendisain muatan dengan sangat rapi. Daging celeng di tutupitimbunan karung berisi serbuk kayu kemudian dasarnya di alasi terpal sedemikianrupa, sehingga tak ada tetesan air dari es yang mengawetkan daging celengtersebut.

    “Sudahdikemas semua. Dagingnya, kulitnya, sampai jeroan sudah terbungkus rapi, tidakmenimbulkan bau, karena masih segar,” tegasnya.

    Sedangkanmenurut supir, dirinya tak mengetahui bahwa muatan yang dibawa nya berisidaging celeng ilegal dan tidak mengetahui bahwa tindakannya melanggar hukum.

    “Untukpengirimannya (daging celeng-red) saya mendapat bayaran Rp5 juta olehpemesannya, Pak Sunarto di Boyolali,” kata Bambang Sutopo, supir truckdikantor KSKP Merak, Jum’at (6/2).

    Sedangkanmenurut sang kernet truck, dirinya tak mengetahui proses pengemasan dan danbarang yang dibawa nya berupa daging celeng tanpa dokument. Bahkan dirinya puntak tau menau berapa akan diberi bayaran.

    “Yangmendesain ini Darminto, orang ekspedisi di Indralaya, Palembang. Saya cumadiajak Bambang (sopir truk), saya dapat upah berapa juga belum tahu,” katakernet truck, Agus Sudaryanto ditempat yang sama (6/2).

    Untukmempertanggungjawabkan perbuatannya itu, sopir dan truk akan dijerat denganpasal 31 Undang Undang nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan danTumbuhan. Dengan ancaman hukuman tiga tahun kurungan penjara dan denda palingbanyak Rp 150 juta. (LLJ)


  • Usai Didemo Aksi Mogok Makan, Dishubkominfo dan DBMTR Banten Akan Pasang Portal di Lebak Selatan

    Lebak,FESBUK BANTEN News (6/2/2015) – Aksi Mogok Makan warga Malingping kini mulai menuai Hasil, Pasalnya pada hari ini Jumat (6/2/2015)  Kadishubkominfo Banten dan DBMTR Banten  didampingi oleh lantas polda Banten Memantau Jalan ke Lebak selatan atas Intruksi plt Gubernur Banten Rano karno kemarin Kamis (5/2/2015) di hadapan 10 Pemuda Malingping yang sedang mogok makan.
    Dihubungi melalui telpon Kasat Pol PP prov Banten (Basri) yang juga ikut mendampingi Dishub dan DBMTR ke Lebak Selatan membenarkan bahwa Jumat tadi DBMTR dan Dishub Banten sedang memantau jalan yang rusak akibat kendaraan yang over tonase.
    “Kami saat ini sedang di lebak selatan bersama Kadishub Banten dan kepala DBMTR, agenda hari ini adalah pemantauan kerusakan jalan sekaligus menentukan titik tempat yang akan dipasang Portal agar mobil overtonase tidak bisa melintas bebas,” kat Basri.
    Dan ini semua adalah berkat dorongan warga Malingping yang 3 hari kemarin Melakukan aksi Mogok makan di KP3b,
    Ditemui ditempat terpisah, Ludin warga Malingping yang juga Peserta Aksi mogok makan sangat mengapresiasi langkah Dishub dan DBMTR Banten  yang hari ini memantau jalan ke lebak Selatan.
    “Ya kami sangat mengapresiasi kinerja dishub yang kini mulai nggak mandul lagi. Tapi kami harap pasang portalnya jangan sampai lambat. Llhat saja kalau saja dalam waktu seminggu pemasangan portal belum beres, maka kami akan datangi lagi ramai-ramai Kantor Dishubkominfo nya,”  ancam ludin.(LLJ)
  • Gaji PNS DKI Selangit, Rano : Nanti Juga Kita Bisa

    Serang,FESBUK BANTEN News (6/2/2015)  – Menyikapi gaji pegawai negeri di DKI Jakartayang sangat fantastis, Plt Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, ProvinsiBanten ke depan bisa menggaji pegawainya menyamai DKI. Dengan syarat bisamengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di ProvinsiBanten.

    Meski demikian, Rano takmenampik jika gaji pegawai negeri di Provinsi Banten jauh lebih rendaqhdibandingkan DKI.

    “masagaji Plt Gubernur kalah sama lurah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) GubernurBanten, Rano Karno, di Serang, Jum’at (06/02/2015).

    Namunhal tersebut dapat dimaklumi oleh Rano Karno, karena APBD DKI Jakarta sebesarRp 80 Triliun mampu menggaji PNS nya selangit. Sedangkan APBD Banten yang hanyaRp 9,047 Triliun belum mampu memberikan gaji pegawai nya sebesar Jakarta.

    “Dilihatdari kinerjanya dan juga Jakarta memang APBD nya sanggup, kita kan belum, tapiitu menjadi mimpi,” terangnya.

    Namunpemeran Si Doel Anak Sekolahan ini meyakini bahwa suaru saat nanti, denganmengoptimalkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di ProvinsiBanten, akan bisa menyamai bahkan menyaingi DKI Jakarta.

    “kembalilagi kepada setiap provinsi yang mempunyai kebijakan masing masing,”tegasnya.(LLJ)

  • Setelah PPP dan PDIP, Ary Ikuti Penjaringan Balon Bupati Serang ke Demokrat

    Serang,FESBUK BANTEN News (6/2/2015) –Pengusaha muda kelahiran kota Serang Ary Yudianto, semakin mantap untuk majumenjadi Bakal calon (Balon) Bupati Serang 2015. Pasalnya, hingga saat ini Arysudah mengembalikan formulir penjaringan balon bupati pada tiga partai politik(Parpol).

     

    Ketiga parpol itu meliputi, Dewan Pengurus Cabang (DPC) PartaiDemokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dewan Pengurus Daerah (DPD) PartaiPersatuan Pembangunan (PPP), dan hari ini, Jum’at 6 Februari 2015 pun sudahmengembalikan formulir penjaringan dibuka DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang.

    Ary yang saat itu mengenakan kemeja warna hijau tua didampingisejumlah pendukungnya, tiba di Sekretariat partai berlambang mercy itu pukul15:30 WIB. Kedatangan Ary disambut Ketua Tim Penjaringan, Ahmad Husni dan KetuaDPC Partai Demokrat, Wahyu Mega Hita dan pengurus lainnya.

    Usaimengembalikan formulir, Ary optimis jika dirinya akan diusung Partai Demokratuntuk menjadi Balon Bupati Serang. Menurutnya, meski sudah ada kader demokratyang turut ikut penjaringan (Aeng Haerudin), namun pihak DPC, DPD ataupun DPPDemokrat akan bersikap netral dengan mekanisme yang sudah diatur menentukansiapa yang akan diusung

    “Mudah-mudahanPartai Demokrat mendukung saya. Insya Allah Demokrat objektif dalam melakukanpenjaringan ini. Dan saya yakin di usung menjadi Balon Bupati Serang olehDemokrat. Yakin bisa terpilih,”ujar Ary optimis kepada belasan wartawan mediacetak dan elektronik.

    KeoptimisanAry memenangkan Pemilihan kepala daerah (Pilkada)  jika diusung Partai Dmeokratmanapun parpol lainnya untuk menjadi Balon Bupati Serang, dimana sebelumnyajauh-jauh hari sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh, ulama danmasyarakat Kabupaten Serang.

    “Pokoknyaada tokoh dan ulama di Kabupaten Serang tepatnya di Kecamatan Ciruas dengankondisi rumahnya yang gubuk dan bilik. Jadi, akan ada kejutan buat teman-teman(Pendukungnya),”jelasnya.

    Bahkanjika terpilih nanti, sebut pria berkulit putih ini, akan berupaya merubah yangtidak baik menjadi baik dengan perubahan zaman saat ini. Meski diakuinya,Kabupaten Serang saat ini sudah baik, namun masih tetap harus ada perubahanuntuk lebih baik lagi.

    “Padaintinya saya akan merubah yang tidak baik menjadi baik. Jadi yang muda harustampil beda dari yang ada menjadi Balon Bupati Serang. Ini semua tidak terlepaskarena Allah SWT, utnuk menjadi umat dan pemimpin yang baik untukmasyarakat,”tandas Ary.

    Sementaraitu Ketua Tim Penjaringan DPC Partai Demokrat Ahmad Husni mengatakan, hinggakini yang sudah mengajukan untuk mengikuti penjaringan Balon Bupati Serangsebnyak tiga orang. Ketiga orang itu, Ratu Tatu Chasanah yang diusung PartaiGolkar, dan Aeng Haerudin Ketua DPD Partai Demokrat Banten.

    “Merekasemua sudah mengembalikan formulir (penjaringan Balon Bupati Serang)semua,”ujarnya.

    Husnimematikan, Demokrat akan bersikap objektif tidak hanya kader yang diutamakan.Semua akan mengikuti seleksi selanjutnya, yaitu seperti uji publik, ujikelayakan dan kepatutan maupun lainnya. Kemudian, jika itu semua sudahdilakukan pihaknya mengajukan ke DPP Partai Demokrat.

    “NantiDPP yang akan menentukan siapa yang layak untuk di usung menjadi Balon BupatiSerang dari Partai Demokrat, setelah kami mengajukannya,”jelas Husni.

    Sebagaimana diketahui, Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Serang akandihelat pada Desember 2015 mendatang. Dimana, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akanmembuka pendaftaran Balon Bupati Serang pada 26 Februari mendatang.(mudhof/LLJ)

  • Setelah 3 Hari Mogok Makan, 10 Pemuda Malingping Ditemui Rano

    Serang,FESBUKBANTEN News (6/2/2015) – Setelah tiga hari lamanya melakukan aksi mogok makan,10 pemuda malingping yang melakukan aksi menuntut pemerintah meertibkankendaraan over tonase di Lebak Selatan yang mengakibatkan banyaknyarusak,ditemui Plt Gubernur Banten Rano Karno, Kamis (5/1/2015) kemarin di depanKawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
    “Kamihanya butuh tindakan yang konkrit. Sebelum ada kepastian kami tetap disini,” kata Koordinator Lapangan (Korlap), Rahmat, kepada wartawan usaimelakukan negosiasi dengan Plt Gubernur Banten, Rano Karno, di depan KP3B.Parapendemo ini menuntut agar Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang (DBMTR)Provinsi Banten memperbaiki jalan yang rusak. Selain itu, pendemo pun menuntutagar kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi (Dishubkominfo)mengehentikan ijin operasional kendaran melebihi tonase.10Pemuda asal Banten selatan yang tumbang tersebut bernama Herul (203 dandilarikan ke klinik terdekat pada pukul 22.30 wib malam tadi.

    Menurutpendemo, wilayah Banten Selatan yang rusak tersebut berada di wilayahSaketi-Malingping, Kabupaten Lebak.

    MenurutRahmat, setidaknya sudah 2 tahun jalanan di wilayah nya rusak parah karenakendaraan berat perusahaan melintasi daerah tersebut.

    Pemudayang mengatasnamakan Pilar Comunitiy ini akan tetap melangsungkan aksi mogokmakan hingga ahri Jum’at besok meski satu pendemo telah tumbang.

    “Kamiakan terus melakukan aksi sampai hari Jumat, sesuai yg kami rencanakan. Kamimasih menunggu upaya nyata pemerintah,” tegasnya.

    Menuruttenaga kesehatan yang bertugas di klinik tempat korban aksi mogok tumbangmenjelaskan bahwa Haerul Haerul didiagnosa hipoglikemi atau kekurangan gulayang menyebabkan melemahnya kondisi seseorang.

    “Kondisipasien sangat lemah, dia (Haerul-red) menderita kekurangan gula atau dalamistilah medis disebut hipoglikemi, sehingga pasien harus dirawat,” katadr. Suaedi, dokter di klinik Mutiara Banten, Kota Serang (5/2).

    Sedangkanmenurut Rano Karno usai menemui pendemo mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi(Pemprov) Banten memprioritaskan pembangunan jalan di wilayah Banten Selatan,Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

    “Sayaprioritaskan Malingping, Saketi, dan Banjarsari,” kata Pelaksana Tugas(Plt) Gubernur Banten, Rano Karno, usai menemui pendemonstrasi (5/2).

    BahkanRano pun menandatangani petisi yang dibuat oleh pendemo yang berisi penghentianoperasional kendaraan berat melebihi batas tonase melalui Peraturan Gubernur(Pergub).

    Ranopun berjanji bahwa Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang merupakan wilayahyang akan diberi banyak bantuan dalam membangun infrastruktur. Rano pun memintadukungan masyarakat Banten untuk membangun Banten, khususnya ekonomi daninfrastruktur.

    Ranopun segera mengutus kepala dinas DBMTR dan Dushubkominfo Provinsi Banten agarsegera meninjau lokasi jalan rusak dan mengambil keputusan dengan cepat.

    “Karenasaya sangat tau, jalan ancur, jembatan putus, sekolah rusak. Saya perintahkanhari ini (DBMTR dan Dishubkominfo) kunjungi, datangi, dan sikapi sesegeramungkin. Untuk wilayah Banten selatan, tahun ini banyak bantuan infrastruktur,”tegas Rano.(LLJ)