Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Warga Kota Serang Kecewa, Tradisi Ngeropok Diganti Makan-makan Pejabat

Warga Kota Serang Kecewa, Tradisi Ngeropok Diganti Makan-makan Pejabat

Serang,fesbukbantennews.com (23/12/2015) – Ratusan warga Kota Serang kecewa. Pasalnya acara Grebeg Panjang Mulud yang digelar Pemda Kota Serang dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, (Rabu, 23/12/2015) tidak lagi diselenggarakan sesuai dengan tradisi yang sudah melekat bagi warga Kota Serang.

Tradisi Ngeropok diganti makan-makan pejabat.(noer)

Tradisi Ngeropok diganti makan-makan pejabat.(noer)

Padahal ratusan warga yang sudah menunggu selama berjam-jam di sepanjang jalan Ahmad Yani Kota Serang tersebut berharap, dalam arak arakan kendaraan hias yang mereka saksikan terdapat makanan dan jajanan yang akan mereka nikmati melalui tradisi saling rebut, yang dikenal dengan istilah Ngeropok. Ternyata kendaraan hias yang melintas hanya berisi sekelompok orang yang sedang memainkan alat musik rebana dan kendang pencak.

Usai arak-arakan kendaraan hias, kekecewaan warga semakin bertambah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang sebagai penyelenggara acara tersebut ternyata sudah menyediakan makanan dan jajanan tersebut di pelataran gedung Islamic Centre Kota Serang. Sayangnya, makanan dan jajanan tersebut hanya diperuntukkan bagi pejabat dan para PNS, bukan untuk warga.

“Saya kecewa. Jauh jauh datang ke sini mau ngeropok, eh malah gak dapet apa-apa..”, ujar Muryati, warga Kota Serang yang mengungkapkan kekesalannya kepada wartawan .

Warga Kota Serang lainnya, Mariah mengaku kecewa karena tak bisa ngeropok. “Tadinya sih kita mau rebutan, tapi kayaknya makanan itu khusus untuk pejabat dan PNS”, katanya sambil memperhatikan beberapa pejabat yang tengah asik menyantap makanan. (noer/LLJ)

Copyright @2016 FBn