Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Warga Kota Serang Dihebohkan Sopir Tewas Dalam Angkot
Petugas Forensik RS Dradjat Prawiranegara sedang mengidentifikasi jenazah sopir angkot.(foto:Banten Pemburu TKP}

Warga Kota Serang Dihebohkan Sopir Tewas Dalam Angkot

Serang,fesbukbantennews.com (19/8/2016) – Saleh  (60) warga Kp. Cirengas RT 04 RW 09, Kelurahan Drangong Kec. Taktakan, Kota Serang, ditemukan tewas di dalam angkotnya sendiri A 1995 AP yang terparkir di pinggir jalan tugu pahlawan Alun-alun Kota Serang, Jumat (19/8/2016). Peristiwa tersebut menghebohkan warga Kota Serang,terutama yang sedang berada di sekitar Alun-alun Kota Serang.

Petugas Forensik RS Dradjat Prawiranegara sedang mengidentifikasi jenazah sopir angkot.(foto:Banten Pemburu TKP}

Petugas Forensik RS Dradjat Prawiranegara sedang mengidentifikasi jenazah sopir angkot.(foto:Banten Pemburu TKP}

Guna kepentingan penyelidikan, mayat korban dilarikan petugas Polsek Serang ke RSUD Drajat Prawiranegera Kota Serang.

“Tubuh korban ditemukan warga dalam posisi telentang di dalam angkot,” terang Kapolsek Serang, Kompol Irwanda kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, lanjut Kapolsek, korban baru mengantarkan beberapa siswa SD dari arah Warung pojok ke Alun alun Serang. Setiba di lokasi kejadian, angkot yang dikemudikan korban tiba-tiba mengalami mogok mesin. Korban berusaha memperbaiki agar kendaraannya kembali normal.

Pada saat memperbaiki masin itulah, diduga korban terkena serangan jantung dan jatuh disamping mesin mobil. Semula warga mengira korban masih memperbaiki mesin, namun warga menjadi curiga karena posisi korban tidak berubah-rubah. Karena penasaran, warga pun menghampiri sekaligus ingin membantu korban. Namun saat didekati ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa langsung dilaporkan ke Mapolsek Serang.

Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Serang langsung mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban selanjutnya dilarikan ke rumah sakit untuk diketahui penyebab kematiannya.

“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya luka kekerasan. Dugaan sementara Korban mengalami kelelahan akibat terkena serangan jantung. Yang bersangkutan menurut keluarganya pernah mengalami sakit stroke,” kata Kapolsek.(poskota/LLJ)

Copyright @2016 FBn