Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Vidia, Satu-satunya Peserta Wanita di Kompetisi Lifeguard Nasional di Banten
Vidia (kiri) satu-satunya peserta wanita dalam kompetisi lifeguard nasional di Banten.(LLJ)

Vidia, Satu-satunya Peserta Wanita di Kompetisi Lifeguard Nasional di Banten

Serang,fesbukbantennews.com (29/11/2016) – Seorang remaja asal Kabupaten Pangandaran, Jawa -Barat, Vidia (16 tahun) kelas 3 SMA, satu-satunya peserta wanita diantara 200 peserta pria dalam kompetisi lifeguard nasional Balawista 2016 di Banten, 26 November 2016.

Vidia (kiri) satu-satunya peserta wanita dalam kompetisi lifeguard nasional di Banten.(LLJ)

Vidia (kiri) satu-satunya peserta wanita dalam kompetisi lifeguard nasional di Banten.(LLJ)

Bahkan, Vidia pada kompetisi yang bertajuk Water Saving Competition Balawista 2016 di pantai Cinangka, Serang, Banten, berhasil menyabet juara II pada mata lomba Long Swim.

“Saya senang dapat juara dua,padahal ini pertamakali saya ikut kompetisi lifeguard,” kata Vidia kepada FBn.

Vidia, yang mengaku duduk di bangku SMA Negeri 1 Parigi, Pangandaran kelas 3 ini, juga ternyata satu – satunya lifeguard wanita diantara ratusan lifeguard yan ada di Pantai Pangandaran, Jawa-Barat.
“Saya senang renang ke laut dari kecil,kebetulan rumah dekat laut,” terangnya.
Untuk diketahui, kompetisi yang berskala nasional tersebut diikuti dari kab Badung (provinsi Bali, Pangandaran, Pelabuhan Ratu (Jawa Barat) , Kebumen (Jawa Tengah), Lebak Pandeglang, Serang, dan Cilegon (Banten).

Sementara, jenis yang dilombakan adalah Board Rescue, Beach Sprint, Tube Rescue, Beach Relay, Long Swim dan Beach Flag. Dengan jumlah peserta mencapai 200 anggota Balawista.

Panitia Water Saving Competition Balawista 2016 Ade Ervin mengatakan, bahwa kegiatan tersebut rutin diadakan tiap tahunnya.
Tujuan digelarnya kompetisi secara rutin ini, ungkap Ervin, untuk meningkatkan kemampuan dan bertukar pengalaman di kalangan penjaga pantai di objek-objek wisata di Indonesia.

“Kompetisi ini merupakan kejuaraan rutin yang digelar balawista dan tahun depan akan dilaksanakan di daerah lain seperti Bali atau Pangandaran dan daerah-daerah yang memiliki objek wisata tirta,” kata Ervin, Sabtu (26/11/2016).
Direncanakan, tegas Ervin, tahun depan kompetisi ini dilaksanakan di Provinsi Bali. (LLJ).

Copyright @2016 FBn