Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » USAID PRIORITAS Kembangkan Profesionalitas Guru Madrasah di Ciputat Timur

USAID PRIORITAS Kembangkan Profesionalitas Guru Madrasah di Ciputat Timur

Tangerang,fesbukbantennews (9/5/2015) – “Ini adalah pengalaman pertama kali saya mengikuti pelatihan replikasi USAID PRIORITAS. Pelatihan ini sangat bagus dalam memahami kurikulum dan menerapkannya. Sebagai guru madrasah, saya belajar pengalaman praktis yang menarik untuk siswa semisal diskusi, kerja kelompok, bernyanyi dan kunjung karya,” ujar Nurjanannah, S.Pd., guru kelas IV MI Jamiyatul Khoir Ciputat Timur saat sedang melakukan kunjung karya di hari pertama pelatihan, Kamis (7/5/2015) lalu.

USAID Prioritas Banten

USAID Prioritas Banten

“Kunjung karya misalnya, saya bisa mencoba menerapkannya di sekolah sehingga siswa senang karyanya bisa dilihat orang lain dan bisa mendapatkan feedback yang berguna sebagai sumber belajar,” tambah Nurjannah sekali lagi.

Nurjannah bersama puluhan guru madrasah ibtidaiyah se-Kecamatan Ciputat Timur Kota Tangerang Selatan mengikuti pelatihan praktik yang baik dalam pembelajaran selama tiga hari. Pelatihan diselenggarakan di MI Nurul Islam Tangerang Selatan dan didanai secara mandiri berkat kerjasama dengan USAID PRIORITAS Provinsi Banten. Untuk mengembangkan profesionalitas guru, pelatihan difasilitasi oleh para fasilitator daerah terlatih dengan berbagai muatan PAKEM yang sesuai untuk tingkat SD/MI.

“Pelatihan ini merupakan replikasi dari program USAID PRIORITAS. Kami memberikan pengalaman praktis terkait Kurikulum 2013, antara lain pendekatan saintifik dan penilaian autentik. Selain itu, kami juga memberi pengalaman praktis dalam merancang pertanyaan berpikir tingkat tinggi siswa sehingga mendorong siswa produktif, imajinatif, dan terbuka.” Demikian pernyataan Ahmad Salim, Koordinator Distrik Tangerang Selatan USAID PRIORITAS Banten di sela-sela acara pelatihan.

Selain materi Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM) yang disampaikan kepada peserta pelatihan, pelatihan ini juga memberikan muatan mengenai penataan lingkungan belajar yang efektif. “Sebagai tambahan, peserta juga mempersiapkan simulasi mengajar, menyusun rencana tindak lanjut penerapan PAKEM di madrasahnya masing-masing serta bagaimana merencanakan kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG),” tambah Ahmad Salim saat mendampingi diskusi kelompok.(LLJ)

Kiriman : Anna R, USAID Prioritas

Copyright @2016 FBn