Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tuntut Rano Mundur, KMS 30 Segel Gerbang KP3B

Tuntut Rano Mundur, KMS 30 Segel Gerbang KP3B

Serang,fesbukbantennews (6/4/2015) – Curug- Belasan massa dari Komunitas Soedirman (KMS 30) berunjukrasa di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Jalan Syek Nawawi Al-Bantany, Curug Kota Serang, Senin (6/4/2015) Dalam aksinya, mereka mendesak Rano Karno mundur dari jabatannya sebagai Plt Gubernur Banten. Mereka juga menyegel gerbang KP3B, sebagai simbol Rano sudah tak layak memimpin Banten.

Aksi KMS 30 segel kantor Gubernur Banten.(LLJ)

Aksi KMS 30 segel kantor Gubernur Banten.(LLJ)

Koordinator aksi, Isnen Mutarudin menilai Rano Karno menjabat sebagai Plt Gubernur Banten sudah tahun terakhir ini tidak ada perubahan yang signifikan. Ironisnya, angkat gizi buruk, pengangguran kemiskinan semakin meningkat serta infrastruktur yang buruk hingga kini.
“Jika tidak mampu memimpin, lebih mundur saja dari jabatan Plt Gubernur Banten. Rano hanya membajak anggaran-anggaran Banten, namun  tidak ada niatan merubah Banten,”tegas Isnen dalam orasinya.
Dengan berteriaknya para mahasiswa saat ini, kata Isnen, sudah jelas adanya ketidak beresan dalam sistem pemerintahan. Rano juga dinilai, hanya ingin bersenang-senang dengan menikmati dana APBD Banten.
Selain itu, rencana adanya reformasi birokrasi itupun hanya pepesan kosong. Pasalnya, terbukti masih banyaknya pejabat Banten yang berstatus tersangka koruspi namun masih menjabat. Mereka mendesak Rano segera mencopot para pejabat yang berstatus tersangka.
“Rano memimpin Banten seperti bencong. Lebih baik ganti saja dengan bencong. Kita arak Rano Karno ke Tamansari, tempat mangkalnya bencong-bencong. Kapasitas Rano masih dibawah standar untuk menjadi pemimpin,”cetus Isnen.
Pantauan di lokasi, belasan massa tiba dilokasi tepatnya pukul 11:30 WIB. Mereka tiba dengan menggunakan angkutan kota, dengan membawa spanduk bertuliskan Rano mundur saja dari jabatannya. Mereka juga membawa alat pengeras suara berupa toa.

Selang 15 menit, sempat terjadi kericuhan lantaran mahasiswa memaksa masuk untuk melakukan aksi tepat di depan pendopo gubernur.

Namun, upaya mereka tidak berhasil lantaran di jaga ketat Petugas Kepolisian dari Mapolres Serang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang sudha berjaga sejak pagi tadi.
Puas menyampaikan aspirasinya,
Mahasiswa menyegel gerbang KP3B lalu meninggalkan lokasi aksi dengan tertib.(mudhof/LLJ)

Copyright @2016 FBn