Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tipu Pegawai Rutan Serang Rp3 Juta, Nanang Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Terdakwa Nanang sedang diperiksa di PN serang .

Tipu Pegawai Rutan Serang Rp3 Juta, Nanang Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Serang ,fesbukbantennews.com (12/12/2017) – Nanang (27) warga Sukanegara, Pontang ,Kabupaten Serang,oleh  Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (12/12/2017) dituntut 1,5 tahun penjara. Lantaran mengaku kepala rutan dan menipu Pegawai rutan Serang sebesar Rp3 juta. 

Terdakwa Nanang sedang diperiksa di PN serang .

Dalam  sidang yang dipimpin hakim Dasriwati dengan JPU Hilmi, terdakwa dinyatakan terbukti melakukan tindak  pidana penipuan. Perbuatan mantan napi rutan serang tersebut melanggar pasal 372 KUHP.

“Supaya majelis Hakim menghukum terdakwa Nanang dengan hukuman pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan penjara, ” kata JPU saat membacakan tuntutan di persidangan.

Menyikapi tuntutan tersebut, terdakwa menyatakan akan melakukan pledoi/nota pembelaan. Oleh karena itu  majelis hakim menyatakan sidang ditunda hingga pekan depan.

Nanang,  terpaksa harus meringkuk di penjara untuk kedua Kalinya. Jika Pertama masuk penjara lantaran masalah utang piutang, kali dibui Karena menipu pegawai Rumah Tahanan (Rutan) kelas II B Serang.

Dalam dakwaan yang dibacakan JPU sebelumnya terungkap, terdakwa berhasil mengelabui pegawai Rutan Serang ,G Anom dan mendapatkan uang sebesar RP 3 juta.

Peristiwa tersebut dilakukan terdakwa yang baru 2 minggu keluar dari Rutan Serang pada 4 September 2017 sekira pukul 12.00 wib, dengan cara membuka facebook milik Kepala Rutan Serang Anton. Lalu terdakwa mengambil foto Kepala Rutan dan dijadikan foto profil di what’s app terdakwa.

Kemudian terdakwa mengirim pesan ke korban G Anom dan mengaku Kepala Rutan agar dikirimkan uang sebanyak dua juta.

Lalu korban mentransfer ke terdakwa setelah meminjam ke rekan korban , Gilang dan ditransfer ke rekening terdakwa atas nama Dzikrul Hawas.

Belum puas , meski sudah mendapatkan Rp 2 juta, terdakwa Kembali meminta Uang ke korban sebesar Rp1 juta , pada pukul 18.00 wib.

Akan tetapi, aksi terdakwa terbongkar keesokan harinya. Setelah korban menghubungi Kepala Rutan melalui telpon genggamnya. Dan ternyata, korban kaget, bahwa Kepala Rutan Serang tidak meminta uang.

Sementara ,terdakwa saat dimintai keterangannya di persidangan mengatakan , bahwa dirinya melakukan kejahatan tersebut karena terdesak kebutuhan ekonomi. Dan timbul ide jahatnya setelah melihat facebook kepala Rutan Serang.(LLJ).

Copyright @2016 FBn