Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tingkatkan Mutu Pembelajaran,Guru dan Dosen Ikuti Pelatihan PTK dalam Program USAID PRIORITAS

Tingkatkan Mutu Pembelajaran,Guru dan Dosen Ikuti Pelatihan PTK dalam Program USAID PRIORITAS

Tangerang,, FESBUK BANTEN News  – (24/2/2015) – Untuk meningkatkan mutu pembelajaran, sejumlah guru dan dosen mengikuti pelatihan penelitian tindakan kelas (PTK). Pelatihan tersebut diselenggarakan di Tangerang pada 20-22 Februari 2015 lalu. Dalam program kerja sama Amerika Serikat/AS-Indonesia untuk praktik pembelajaran yang baik (USAID-PRIORITAS).ptk

 

Pelatihan ini merupakan keduakalinya digelar USAID Prioritas yang diikuti 16 Peserta yang dikelompokan menjadi 4 tim yakni satu tim literasi SD, satu tim literasi MTs, satu tim Matematika MI dan satu tim IPA SMP.

 

Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama tiga hari ini berfokus pada aktivitas seperti menganalisis data siklus pertama, yakni merencanakan (Planning), mengamati (Observation), melaksanakan (Action) dan merefleksikan (Reflection) kemudian melakukan refleksi terhadap hasil siklus pertama. Kedua, peserta mampu merencanakan dan menyempurnakan langkah-langkah tindakan dan instrumen yang akan digunakan dalam siklus kedua. Terakhir, peserta diharapkan dapat mengkaji format laporan PTK dengan baik.

 

Dr. Naf’an Tarihoran, Teacher Training Institute (TTI) – Development School  USAID PRIORITAS Provinsi Banten menjelaskan bahwa para peserta diharapkan dapat melakukan penelitian dengan baik sehingga mampu melakukan perubahan dalam pembelajaran di kelasnya. Pada akhirnya, mereka juga akan dapat meningkatkan kemampuan diri baik sebagai guru maupun dosen dalam meneliti dan mengajar.

 

Sobri, Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Langon Cilegon yang menjadi peserta PTK mengakui bahwa pelatihan seperti ini bermanfaat dan membuat dirinya paham bagaimana melaksanakan PTK dengan baik, agar dapat memperbaiki mutu pengajaran di kelas.

 

“Saya juga senang karena dalam pelatihan ini, saya dapat berkolaborasi dengan dosen sebagai tenaga pengajar. Di sekolah sendiri, Kepala Sekolah sudah meminta saya untuk dapat menularkan kepada rekan guru yang lainnnya,” tambah Sobri. (agus/LLJ)

 

Copyright @2016 FBn