Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tidur Pakai Headset, Penjaga Warung di Cikande Tewas Kesetrum
Ilustrasi.(google).

Tidur Pakai Headset, Penjaga Warung di Cikande Tewas Kesetrum

Serang,fesbukbantennews.com (27/9/2018) – Seorang penjaga rumah makan nasi Padang di Kampung Pasar Lama Rt02/01, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang,Banten,Pandi (35) ditemukan tewas mengenaskan, Rabu (26/9). Diduga korban tewas tersengat listrik saat mendengarkan headseat pada telepon genggam yang tengah dicolokan listrik.

Ilustrasi.(google).

Kepada wartawan , Kapolsek Cikande Kompol Kosasih mengatakan korban ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan meninggal dunia, dengan kondisi mengenaskan. Pada bagian telinga, hidung, mulut korban mengeluarkan darah dan sebagian tubuh menghitam.

“Pemeriksaan sementara, sejauh ini, korban sewaktu tidur mendengarkan musik hanphone yang sedang dicarger menggunakan headseat,” katanya kepada wartawan , Rabu (26/9/2018) kemarin.

Kosasih menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah makan padang atas nama Sulastri. Awalnya, saksi mata hanya ingin membangunkan korban. Namun ketika dibangunkan korban untuk segera membuka rumah makan.

“Korban ditemukan berada di atas tempat tidur. Tapi dari keterangan saksi, korban sebelum tidur di lantai sempat mengeluhkan masuk angin,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kosasih menambahkan meski diduga tewas karena tersengat listrik saat menggunakan headset di telepon seluler. Polisi masih menyelidiki kematian korban dan menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit.

“Penyebab kematian korban masih menungu hasil otopsi tim medis RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang. Nanti hasil kita tunggu hasil autopsi apakah gara-gara radiasi atau setrum,” tambahnya.

Kosasi menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan telepon seluler, ketika sedang di carger, karena dapat berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian kepada penggunannya.

“Jangan sekali-kali jangan menggunakan telepon saat di carger apalagi sampai menerima telepon menggunakan headset. Ini cukup menjadi contoh,” himbaunya.

Dalam kasus ini, Kosasi juga berharap masyarakat untuk lebih bijak menggunakan telepon seluler. Apabila sedang di carger gunakan waktu itu untuk aktivitas lainnya.

“Mudah-mudahan kejadian ini tidak terulang lagi dan masyarakat harus bisa memberikan pengertian kepada anak-anaknya yang biasa mendengarkan musik menggunakan headseat saat hp sedang di cas,” tandasnya. (Deliar/LLJ)

Copyright @2018 FBn