Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tayangan Sinetron dan Kartun Hipnotis Masyarakat, Maghrib Mengaji di Lebak Lemah

Tayangan Sinetron dan Kartun Hipnotis Masyarakat, Maghrib Mengaji di Lebak Lemah

Lebak,fesbukbantennews (14/6/2015) – Upaya menumbuhkan nilai-nilai moral positif harus didukung oleh lapisan masyarakat, kurangnya kesadaran orang tua menjadi kendala yang utama, banyaknya tayangan seperti sinetron, kartun, bahkan infotainment di televisi pada waktu maghrib seolah menghipnotis masyarakat mulai dari orang tua, remaja hingga anak-anak. Hal itu diungkapkan Bupati Lebak, Hj. Iti Octavia Jayabaya selepas meresmikan Mesjid Khodijah Binti Khawalid di Kampung Ojar Cempa, Desa Cilangkap Kecamatan Kalang Anyar Kabupaten Lebak, Banten pada hari Jumat (12/6/2015).

Bupati Lebak gunting Pitaa peresmian Masjid

Bupati Lebak gunting Pitaa peresmian Masjid

Bupati mengaku bahwa Peraturan Daerah (Perda) wajib mengaji di Kabupaten Lebak masih rendah implementasinya, oleh karena itu Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan Perda tersebut, untuk mengisi asupan gizi keagamaan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, selain itu Bupati Lebak mengajak masyarakat untuk mengaji pada pukul. 18.00 hingga 20.00.

“Banyak hal-hal positif yang bisa kita lakukan sambil menunggu waktu isya, baik dengan membaca ayat suci al-quran maupun dengan berdzikir” Ungkapnya.

Sementara Ketua yayasan Daar El Hakiki, H. Sumardi, menyampaikan rasa terimakasihnya atas kesediaan Bupati Lebak untuk meresmikan Mesjid seluas 620 m2  ini.

“Kami sangat mengapresiasi atas kesediaan ibu Bupati untuk meresmikan mesjid ini, kami berharap dan berdoa semoga semua program-program daerah Lebak khususnya terkait keagamaan baik itu magrib mengaji, wajib diniyah dan program zakat dapat terlaksana dengan baik”. Katanya.

Sumardi juga mengaku selain menerima bantuan berupa bangunan mesjid, juga mendapatkan hibah satu paket pembangunan pondok pesantren yang diterima oleh yayasan Daar El Hakiki ini melalui faslitasi  Yayasan Addawah Rangkasbitung berupa tiga ruang kelas, satu unit rumah imam, satu unit rumah ustad, satu unit kantor, dan empat unit MCK.

“Dengan dibangunnya mesjid ini kami berharap agar ke depan tidak ada lagi warga yang beralasan  untuk tidak melaksanakan ibadah terutama sholat jumat karena jauh ke mesjid dan semoga program peningkatan iman dan takwa di desa Cilangkap dan Kecamatan Kalang Anyar ini semakin terbina.” Harapnya. (HmsLbk/LLJ)

Copyright @2016 FBn