Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tak Punya Uang, Warga Miskin Penderita Kista di Kabupaten Serang Meradang
Erah wanita berusia 40 tahun warga kampung Parumusan Desa Pancaregang kabupaten Serang, menderita penyakit tumor ganas, Minggu(20/11)

Tak Punya Uang, Warga Miskin Penderita Kista di Kabupaten Serang Meradang

Serang,fesbukbantennews.com (21/11/2016) – Erah namanya, wanita berusia 40 tahun ini tinggal di kampung Parumusan Desa Pancaregang kabupaten Serang. Erah harus rela menahan rasa sakit selama bertahun – tahun menderita penyakit tumor ganas atau kista ditengah perutnya. Hanya sehelai selimut dan sepetak ruang sempit yang kini menjadi tempat tinggalnya.

 

Erah wanita berusia 40 tahun warga kampung Parumusan Desa Pancaregang kabupaten Serang, menderita penyakit tumor ganas, Minggu(20/11)

Erah wanita berusia 40 tahun warga kampung Parumusan Desa Pancaregang kabupaten Serang, menderita penyakit tumor ganas, Minggu(20/11)

Dirinya harus menahan begitu pedih tumor ganas yang hampir menjalar keseluruh bagian tubuhnya. kondisinya sangat memperhatikan lantaran tidak punya biaya lebih atau jaminan kesehatan (BPJS), untuk mengurusi penyakitnya. Erah memilih untuk menahan rasa sakitnya selama bertahun – tahun.

Hanafi Ketua Bidang kesejahteran dan kesehatan masyarakat Brantas kabupaten Serang menjelaskan saat ini saudara atau kerabatnya yang tinggal dekat dengan kediaman Erah sudah tidak sanggup lagi mengurusi penyakit yang diderita Erah, pihak pemerintah kabupaten Serang belum ada yang turun langsung untuk melihat kondisi Erah.

Hanafi menambahkan belum diketahui secara detail kapan awal mula penyakit yang di derita Erah, menghela nafaspun erah merasa kesulitan. ” Untuk berbicara Erah terasa terlunta -lunta, tumor ganas yang di derita Erah membuatnya tak sanggup lagi berbicara, aliran darahnya berjalan tak normal. Detak jantungyapun berjalan begitu kencang”Jelas Hanafi Minggu (20/11/2016).

” Sempat warga merujuknya untuk mendapatkan perawatan intensif dari Rumah Sakit, tapi dikarenakan faktor biaya, Erah lagi – lagi menolak untuk dirawat.” Ujar Hanafi

Kini Erah hanya bisa menunggu tangan – tangan dermawan yang secara iklhas mau untuk membantu dan mengurusnya, Erah berharap, penyakitnya dapat disembuhkan dengan bantuan dari berbagai kalangan. Baik pemerintah, swasta, dan siapapun yang peka terhadap kondisi Erah.(mesa/LLJ).

Copyright @2016 FBn