Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Cilegon, Satu Tewas di Lokasi Kejadian 
Kondisi salah satu truk akibat kecelakaan beruntun di Jalan Lingkar Selatan ,Cilegon ,Jumat (7/9/2018).

Tabrakan Beruntun Lima Mobil di Cilegon, Satu Tewas di Lokasi Kejadian 

Cilegon, fesbukbantennews.com (8/9/2018) – Terjadi kecelakaan tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia, Jumat (7/9/2018).

Kondisi salah satu truk akibat kecelakaan beruntun di Jalan Lingkar Selatan ,Cilegon ,Jumat (7/9/2018).

“kendaraan yang terlibat tabrakan yakni dump truck nopol B 9699 HH, dump truck nopol A 9267 B, Nissan X-trail nopol A 1590 AX, Toyota Rush nopol A1536FQ dan Toyota Yaris nopol B1627FYO,” kata AKP Fikri Ardiansyah, Kasatlantas Kota Cilegon, melalui pesan singkatnya, Jumat (07/09/2018).

Lokasi kejadian tepatnya berada di Kampung Ciberko, Kelurahan Klitimbang, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.

Kejadian berawal sekitar pukul 17.40 wib, saat dump truk bernopol B 9699 HH yang dikendarai Sandi melaju dari arah Ciwandan menuju PCI, mengalami rem blong dan menabrak Nissan Xtrail bernopol A 1590 AX yang dikemudikan oleh Dhani Rhomadani.

Nissan XTrail itupun terdorong kencang ke darah depan dan menabrak dump truck No di depannya bernopol A9267B yang dikendarai oleh Agus Sofian.

Kerasnya benturan dan kencangnya kendaraan dump truk yang pertama kali menabrak, membuat dua kendaraan itu menabrak dua mobil di depannya, yakni Toyota Yaris bernopol B1627FYO dan Toyota Rush bernopol A1536FQ yang dikemudikan oleh Tabroni.

“Sandi (supir dump truk bernopol B 9699 HH) tewas ditempat karena terjepit Kabun kendaraan. Sedangkan Sarpani (kondektur dump truck) mengalami luka, dibawa ke RS Krakatau Medika Cilegon,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas kendaraan disepanjang JLS Kota Cilegon sempat mengalami macet patah selama beberapa waktu, karena sebagian badan jalan tertutup kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun tersebut.

“Meninggal satu, luka ringan satu, kerugian material sekitar Rp 50 juta. Petugas (polisi) melakukan evakuasi korban dan melakukan pengaturan lalin (lalu lintas),” jelasnya. (Dhyie/LLJ).

Copyright @2018 FBn