Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Sudah Dua Minggu Ambruk, Majelis Ta’lim di Saketi Butuh Bantuan

Sudah Dua Minggu Ambruk, Majelis Ta’lim di Saketi Butuh Bantuan

Pandeglang,fesbukbantennews (3/5/205) – Majelis Ta’lim Asyfausaadah di Kampung Kadudampit RT 10 RW 4, Kecamatan Saketi, dua pekan lalu roboh akibat diterjang hujan dan angin.

Majelis Ta'lim Asyfausaadah Saketi,Pandeglang.

Majelis Ta’lim Asyfausaadah Saketi,Pandeglang.

Bangunan yang digunakan untuk sekolah agama, pengajian dan kegiatan keagamaan lainnya saat ini tidak bisa digunakan seperti biasanya.

Ustadz Nanang, pengelola Majelis Ta’lim Asyfausaadah mengatakan, majelis ta’lim tersebut lebih tepat disebut sebagai bangunan serba guna. Karena semua kegiatan masyarakat terutama keagamaan dilakukan di tempat tersebut.

“Robohnya karena diterjang hujan dan angin dua minggu lalu. Akibatnya berbagai kegiatan yang biasa dilakukan di majelis harus dihentikan sementara,” ujar Ustadz Nanang, Minggu (03/05/2014).

Ia menjelaskan, majelis ta’lim memiliki fungsi yang cukup vital dalam membangun pendidikan agama masyarakat.

Karena pada pagi hari majelis itu digunakan sebagai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kemudian tiap Rabu digunakan ibu-ibu untuk pengajian dan tiap malam untuk pengajian anak-anak.

“Majelis ta’lim itu multi fungsi. Karena 109 KK (kepala keluarga, red) biasa menggunakan majelis untuk berbagai kegiatan,” tambahnya.

Pria yang tidak memiliki profesi tetap ini berharap, pemerintah daerah bisa segera membantu perbaikan majelis ta’lim yang rusak parah.

Karena swadaya masyarakat belum mampu secara maksimal memperbaiki majelis ta’lim yang dibangun beberapa tahun lalu ini.

“Pasca roboh, masyarakat secara swadaya kembali memperbaiki majelis ta’lim. Tapi tentu belum maksimal dan kami meminta pemerintah untuk turun tangan,” harapnya.

Sementara warga setempat Rahmat Hidayat mengatakan, majelis tersebut memiliki peran yang positif dalam membangun keilmuan warga. Bahkan, anaknya juga ikut dalam pengajian rutin tiap malam yang dibimbing oleh Ustadz Nanang.

“Saya menilai Ustadz Nanang sangat tulus dan tidak pamrih dalam mengajar anak-anak. Warga tentu berharap majelis ta’lim itu kembali berdiri untuk digunakan seperti biasa,” ujarnya.(arla/LLJ)

Copyright @2016 FBn