Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Sosialisasi Pilgub ke Banten Muda, KPU : Tolak Uangnya Laporkan Orangnya
Ketua KPU Banten Agus Sutisna (berdiri) sedang melakukan sosialisasi di depan ratusan relawan Banten Muda.(LLJ)

Sosialisasi Pilgub ke Banten Muda, KPU : Tolak Uangnya Laporkan Orangnya

Serang,fesbukbantennews.com (12/11/2016) – Dalam rangka menjaring pemilih pemula pada Pemilihan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Banten 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang melakukan sosialisasi ke Banten Muda Community di Gedung. IM3, Kemang, Kota Serang,(12/11/2016).

Ketua KPU Banten Agus Sutisna (berdiri) sedang melakukan sosialisasi di depan ratusan relawan Banten Muda.(LLJ)

Ketua KPU Banten Agus Sutisna (berdiri) sedang melakukan sosialisasi di depan ratusan relawan Banten Muda.(LLJ)

Dalam sosialisasi yang dihadiri ratusan relawan Banten Muda Community, KPU menekankan agar menghindari politik uang.” Tolak uangnya, laporkan orangnya, ” kata Pengarah Pokja Sosialisasi KPU Kota Serang, Ali Faisal saat memberikan materi.

Ali juga berharap pemilih pemula tersebut juga bisa sadar dan aktif menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub Banten 2017 nanti.
Dalam kesempatan tersebut, hadir juga ketua KPU Provinsi Banten Agus Sutisna menegaskan, bahwa pernyataan ” ambil uangnya tolak orangnya” adalah menyesatkan. “Laporkan jika ada yang memberikan uang agar memilih salah satu calon” kata Agus.

Ia juga menjelaskan, bahwa dana kampanye untuk para calon dibatasi hingga Rp98 miliar . “Kalau ada kelebihan dari ketentuan, maka harus diserahkan ke negara,” ujarnya.

Agus juga menerangkan bahwa alat peraga kampanye peserta Pilgub Banten 2017 sudah ditentukan titiknya oleh KPU Banten. “Sementara, untuk waktu kampanye dari tanggal 28 Oktober hingga 11 Februari 2016,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua dan juga CEO Banten Muda Community Irvan Hq mengatakan, dengan adanya sosialisasi dari KPU tersebut merasa terbantu untuk menet.

“Para relawan Banten Muda selain bisa mengetahui tentang pelaksanaan Pilgub Banten 2017, juga bisa bertanya langsung kepada nara sumber yang kompeten. Karena langsung bertemu dengan nara sumbernya, ” tukasnya.(LLJ).

Copyright @2016 FBn