Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Sopir Pikap Maut Yang Tewaskan Satu Keluarga Masih Dibawah Umur

Sopir Pikap Maut Yang Tewaskan Satu Keluarga Masih Dibawah Umur

Serang,fesbukbantennews.com (31/8/2015) – Selain belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), ternyata sopir pikap maut yang terjun ke jurang sedalam 15 meter dan menewaskan satu keluarga di Cicongkok, Kecamatan Petir Kabupaten Serang, Minggu (30/8/2015) kemarin, ternyata masih anak-anak. Sopir tersebut berinisial Hrm (16), saat ini diamankan di Mapolres Serang.

Kasatlantas Polres Serang.(FBn

Kasatlantas Polres Serang.(FBn

Sementara, kelima korban tewas tersbut yakni Imah (13), Hani (45), Saadah (60) Arifin (9) dan Reza (6) yang kesemuanya warga Kampung Ketud Desa Sukajata Kecamatan Keroncong Kab Pandeglang.

Diketahui dari pemeriksaan sementara, Hr belum memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi) karena masih anak-anak. “Dia masih anak-anak sehingga kita harus proses cepat karena tersangka anak di bawah umur, kita punya waktu tiga hari untuk penahanan untuk penyidikan karena di bawah umur,” ujar Kapolres Serang AKBP Nunung Syaifudin ditemui di Mapolres Serang, Senin (31/8/2015).

Informasi yang berhasil dihimpun, sopir Hr kini sudah diamankan oleh Sat Lantas Polres Serang. Hr sebelumnya telah dites urine. “Hasil tes urine negatif, alkohol negatif,” ujar kapolres.

Sementara ini polisi masih menduga kecelakaan ini disebabkan kelalaian pengendara. Hr disangkakan pasal 310 Ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan tunggal mobil berwarna berwarna biru tua yang dikemudikan Herman (16) ini ingin mendahului mobil di depannya, namun karna melaju dengan kecepatan tinggi, sang supir tidak bisa mengendalikan laju mobil dari arah Petir menuju Serang sehingga terjun bebas.

Namun naas, mobil yang berisikan 24 orang untuk menghadiri acara selamatan sanak keluarganya yang akan berangkat menunaikan ibadah haji di Carenang Kabupaten Serang.

“Sebelum terjun, sempat nabrak pohon kelapa dulu, kebanyakan ibu ibu sama anak kecil,” kata Sanimah salah satu korban selamat

Akibatnya enam penumpang yang berada di bagian mobil tewas dilokasi, karena tertimpah badan mobil, sementara korban luka luka dibawa ke Puskesmas terdekat kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Banten.

“Mobil terjun kondisinya bagian belakang dulu, jadi banyak penumpang tertimpah mobil, kondisi jurangnya juga dalam,” jelas Sanimah.(LLJ)

Copyright @2016 FBn