Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Sikapi Video Deklarasi Khilafah, PMII Bina Bangsa Tetap Setia Pancasila dan UUD 45
PMII Bukan Bangsa to bersama Dandim 0602/Serang usai coffee morning .

Sikapi Video Deklarasi Khilafah, PMII Bina Bangsa Tetap Setia Pancasila dan UUD 45

Serang,fesbukbantennews.com (25/4/2017) — Pengurus  Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STIE Bina Bangsa ,Serang, Banten menggelar Coffee Morning bersama Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0602/Serang dan Kapolres Serang. Dalam acara tersebut mahasiswa menyikapi soal video yang menjadi viral dan beredar disejumlah media dengan menyatakan diri membangun negara Khilafah Islamiyah.

PMII Bukan Bangsa to bersama Dandim 0602/Serang usai coffee morning .

Ketua Komisariat PK PMII STIE Bina Bangsa, Muhamad David mengatakan video mahasiswa yang diunggah di Youtube dalam acara Simposium Nasional (SIMNAS) 2016 dikampus Institute Pertanian Bogor (IPB), Dramaga, Bogor, Jawa Barat, (30/3/2016) yang diikuti 3.500 mahasiswa dari Lembaga Dakwah Kampus yang menyatakan Indonesia mendirikan negara Khilafah mengundang reaksi keras.

“Semalam baru kita tonton setelah disiarkan ditelevisi, khilafah ini sama saja menlunturkan nilai kebhinekaan dan Pancasila. Kita ingin dengan pertemuan ini Dandim bisa titipkan pesan kita kepada Panglima TN,” kata David, Selasa, (25/4/2017).

Kami menyatakan sikap;

 

1. Bersyukur atas Kebhinekaan yang ada di NKRI.

2. Setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

3. Mendukung Panglima TNI dan Kapolri untuk mengambil langkah cepat, terstruktur dan sistematis menjaga keutuhan dan kedamaian NKRI.

4. PMII berdiri dibelakang Presiden, Panglima TNI dan Kapolri menjaga keutuhan NKRI.

5. PMII siap sedia menghalau paham ekstrim kanan dan ekstrim kiri.

Sementara Dandim 0602/Serang, Letkol Inf Oki Andriansyah Adiwirya menanggapi pernyataan mahasiswa tersebut mengimbau kepada mahasiswa bahwa pentingnya menjaga keutuhan NKRI dari paham-paham radikal harus ditanamkan sejak dini, diriny juga mengatakan bahwa TNI tidak boleh mengaku memerdekakan Indonesia.

“Seperti disampaikan Panglima TNI, bangsa ini berdiri oleh Ulama dan Santri, jadi TNI tidak boleh mengaku memerdekakan Indonesia,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Kapolres Serang, AKBP Wibowo tentang pentingnya menjaga stabilitas keutuhan berbangsa dan bernegara, sebab negara ini tidak dibangun hanya dengan satu agama, kelompok dan golongan.

“Pancasila itu sudah final dan Indonesia dibangun bukan saja dengan satu agama saja,” tukasnya.(vred/LLJ)

Copyright @2018 FBn