Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Setelah Diperkosa Dan Diambil Hartanya, TKW asal Kendal Dibuang

Setelah Diperkosa Dan Diambil Hartanya, TKW asal Kendal Dibuang

Tangerang,fesbukbantennews.com (3/9/2015) – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah RN, diperkosa oleh lima orang dengan modus memberikan tumpangan gratis.

Ilustrasi.(net)

Ilustrasi.(net)

Kelima tersangka yakni TS alias BW, ABD, IR, DP dan H yang berhasil dibekuk Sat Reskrim Polres Bandara Soekarno Hatta terlebih dahulu membius korbannya sebelum melakukan pemerkosaan.

“Pengungkapan ini berawal dari informasi korban berinisial RN, TKW asal Kendal Jawa Tengah, yang dirawat di RS Temanggug usai dibius dan dibuang oleh para tersangka,” kata Satreskrim Polres Bandara Soetta, Kompol Azhari Kurniawan, Kamis (03/09/2015).

Korban bertemu salah satu tersangka, TS, diterminal 2D Bandara Soekarno Hatta pada 11 Agustus 2015. Dimana, TS mengaku sebagai TKI yang baru pulang dari Kalimantan dan ingin pulang ke Kendal. Lalu TS memberikan tumpangan kepada korban untuk pulang. Korban yang tidak curiga kepada TS menerima tawarannya, lalu mereka berangkat menuju Semarang dengan menaiki pesawat Garuda Indonesia.

Sesampainya di sana, TS dijemput rekannya dengan mobil Avanza, kemudian tersangka dan korban melanjutkan perjalanan dengan mobil tersebut.

“Saat di mobil, korban diberikan jamu tolak angin yang ternyata sudah dicampur obat penenang,” kata Azhari.

Lalu, setelah meminumnya dan berselang 10 menit, korban langsung tak sadarkan diri. Kemudian para tersangka langsung mengambil barang-barang milik korban dan juga memperkosanya.

Tak sampai disitu, korban pun dibuang di daerah Temanggung. “Korban baru sadar tiga hari kemudian,” katanya Aszhari.

Aszhari mengatakan dari hasil penyelidikan berhasil mengantongi identitas pelaku. Kemudian pihaknya melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap ke lima tersangka di tiga tempat berbeda.

“Tersangka TS yang juga otak kejahatan tersebut kita tangkap di kawasan bandara. Saat ditangkap, TS sempat melawan sehingga terpaksa kita tembak kakinya. Empat tekannya kita tangkap di Pintu Tol Kalimanan dan Magelang,” ujarnya.

Sementara, dikatakan tersangka TS yang juga residivis kasus yang sama pada tahun 2013 mengaku telah tiga kali melakukan kejahatan tersebut di Bandara Soetta. Dia dan teman-temannya kerap mengincar TKW yang baru pulang kerja dari luar negeri.

“Sebenarnya kita tidak milih korban, kebetulan saja dapetnya TKW. Sekali beraksi bisa dapat Rp 25 juta. Tapi saya tidak sampai memperkosa, cuma pegang-pegang saja,” elaknya.

Hingga kini, kelima tersangka masih mendekam di Polres Bandara Soetta, untuk penyelidikan lebih lanjut.(dhyie/LLJ)

Copyright @2018 FBn