Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Sempat Masuk Ahmadiyah, Puluhan Warga Lebak Kembali Mengucapkan Syahadat
Puluhan warga Lebak sat Kembali ucapkan Syahadat setelah sempat masuk jamaah Ahmadiyah.

Sempat Masuk Ahmadiyah, Puluhan Warga Lebak Kembali Mengucapkan Syahadat

Lebak, fesbukbantennews.com (22/5/2018) – Sebanyak 38 warga Desa Sangiangjaya dan Desa Margaluyu, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten berikrar kembali ke Islam dengan mengucapkan syahadat setelah diduga dibai’at menjadi jamaah ajaran Ahmadiyah di kawasan Bogor ,Jawa Barat.

Puluhan warga Lebak sat Kembali ucapkan Syahadat setelah sempat masuk jamaah Ahmadiyah.

Pengucapan dua kalimat syahadat ini berlangsung di Balai Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Selasa (22/5/2018) sore, dengan penuh tangis haru dan penyesalan.

Pengucapan dua kalimat syahadat dipimpin langsung oleh H. Taufiq selaku kepala KUA, disaksikan oleh Muspika dan Ketua MUI Kecamatan Cimarga, kiai, Kepala Desa Sangiangjaya dan tokoh masyarakat setempat.

“Alhamdulilah, berkat kesadaran dan peran serta aktif unsur masyarakat acara berjalan lancar. Usai pengucapan dua kalimat syahadat kami langsung serahkan nama-nama korban dan barang bukti berupa surat selebaran ajakan masuk ajaran Ahmadiyah dan buku-buku kepada Camat dan pihak Polsek Cimarga,” ujar Usep Pahlaludin Kades Sangiangjaya kapada wartawan.

Dikatakan Usep, puluhan korban pemba’iatan ajaran Ahmadiyah itu mengaku menyesal dan menangis saat dilaksanakan pengucapan dua kalimat syahadat untuk kembali ke ajaran agama Islam .

“Mereka semua menangis saat kembali mengucapkan dua kalimat syahadat. Mereka mengaku awalnya tidak tahu apa-apa. Karena persolan ini adalah persoalan bersama dan kewajiban bersama, maka saya secara pribadi juga merasa terpanggil untuk menuntaskan bimbingan ini kepada masyarakat Desa Sangiangjaya dan Desa Margaluyu juga yang telah menjadi korban,” imbuh Kades Sangiangjaya.

AKP Linggana Bintarno Kapolsek Cimarga mengungkapkan, bahwa MUI sudah menyatakan ajaran Ahmadiyah adalah bukan agama.Sehingga kata Lingga, Polsek Cimarga sangat berterima kasih kepada pihak Pemerintah Desa Sangiangjaya yang sudah dapat mengantisipasi berkembangnya aliran tersebut.

“Iya, pada dasarnya masyarakat enggak tahu menahu. Mereka diajak ke sana (Bogor) oleh seseorang untuk menghadiri acara pengajian dan diiming-imingi uang,” terang Kapolsek Cimarga. (Jmt/men/LLJ).

Copyright @2016 FBn