Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Rumah Warga di Cikande Dirampok Lalu Dibakar
Rumah Korban Warga Cikande yang dirampok Dan dibakar.(dulur FBn)

Rumah Warga di Cikande Dirampok Lalu Dibakar

Serang,fesbukbantennews.com (3/2/2017) – Warga Perumahan Griya Asri blok C11/08 RT 03 RW 08, Desa Cikande, Kecamatan Cikande,Kabupaten Serang,Banten dihebohkan dengan aksi pencurian disertai pembakaran di rumah Alfika,Jumat (3/2/2017) sekitar pukul 03/00 wib. Pelaku selain menggasak  dua buah tv LCD  dan juga diduga melakukan pembakaran terhadap rumah korbannya.

Rumah Korban Warga Cikande yang dirampok Dan dibakar.(dulur FBn)

 

.

 

“Waktu kejadian  rumah dalam kondisi kosong karena semuanya sedang berada di Jakarta. Tahunya  dari tetangga telepon kalau rumah dibobol maling dan dibakar, saya langsung pulang dan kaget begitu melihat pintu belakang bekas dicongkel orang terus  barang-barang hangus semua tidak ada yang bisa diselematkan,” kata Atikah istri Alfika, korban pencurian dan kebakaran di rumahnya, Jumat (3/2).

 

 

Menurut Atikah, barang berharga yang tidak ada hanya dua buah televisi sedangkan nilai kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah. Sebab maling tidak hanya membawa tv tetapi dengan sengaja membakar barang-barang seisi rumah yang nilainya lebih mahal.

 

 

“Barang dagangan berupa pakaian baru satu kamar seharga ratusan juta rupiah hangus semua. Maling sudah sangat meresahkan dan bikin saya geram untuk itu dimohon kepada pihak kepolisian dapat segera menangkap pelakunya lantaran tidak hanya mencuri benda berharga tetapi juga nekat bakar rumah, ini sudah keterlaluan dan sangat biadab” katanya.

 

 

Atikah mengatakan, rumahnya tidak dapat ditempati lagi karena sudah tidak ada isinya. Sementara waktu dirinya akan mengungsi ke rumah orangtua di Depok.

 

 

“Saya mengimbau kepada warga agar tidak meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. Jangan dikosongin ini maling spesialis rumah kosong, dengan mengintai setiap kondisi rumah yang kalau siang lampunya menyala dan gorden jendela tertutup,” katanya.

 

 

Ajirin tetanga korban, menuturkan dirinya tidak mengetahui kalau rumah Atikah disantroni maling.”Tahunya kebakaran saja karena api menyala membumbung tinggi dari kamar depan. Kemudian begitu kita mau jebol lewat pintu dapur, gak tahunya ada bekas congkelan, terus pagar rumah terbuat dari bambu juga roboh nah dari situ kita curiga ini sengaja dibakar maling karena kejadian sama terjadi di Perumahan Cikande Permai sudah ada 14 kali kejadian,” katanya.

 

 

Ajirin menjelaskan,  aksi pencurian, kuras harta benda rumah kemudian membakarnya merupakan modus baru dalam beberapa bulan terakhir ini. Kemungkinan besar untuk menghilangkan jejak dan mengalihkan perhatian warga.(rupnam/LLJ)

Copyright @2016 FBn