Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Rumah Relawan Rumah Kumuh di Lebak Nyaris Roboh
Rumah Relawan di Lebak yang hampir ambruk.

Rumah Relawan Rumah Kumuh di Lebak Nyaris Roboh

Lebak, fesbukbantennews.com (1/12/2017) – Dalam tiga bulan terakhir ini, beban pemerintah telah sedikit terbantu dengan adanya sejumlah relawan di Lebak Selatan yang berkonsentrasi dalam perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu). Beberapa rumah pun saat ini telah dapat diselesaikan.

Rumah Relawan di Lebak yang hampir ambruk.

Dalam aksinya, meraka melakukan pemantauan di setiap desa di wilayah Lebak Selatan, setelah mendapati rumah yang benar-benar urgen untuk diperbaiki, mereka pun bergegas melakukan penggalangan dana, dari mulai ‘ngamen’ hingga ‘nodong’ para dermawan.

Memang tak banyak orang-orang seperti mereka ini, ditengah desakan kebutuhan pribadinya, namun masih sempat berbuat untuk sesama. Bahkan yang tak diduga, ternyata kondisi rumah milik salah satu relawan, kondisinya nyaris ambruk.

Yakni, rumah milik relawan bernama Yaman, di Kampung Baledesa RT 02/01 Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak. Rumah berlantai tanah yang ditinggalinya bersama kedua orang tuanya itu, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.

Pantauan wartawan, sebagian banyak material rumah yang terbuat dari kayu dan bambu itu, ropoh karena dimakan usia. Saat wartawan melihat kedalam, pada bagian atas, atap rumah bocor dan bagian penyangganya pun sudah rapuh, dan hampir di sekeliling rumah bilik bambu sudah bolong-bolong.

“Kondisi inilah yang menjadi sebuah dorongan bagi saya untuk berbuat membantu saudara-saudara kita. Jadi saya tahu persis bahwa tinggal di rumah reyot itu sangat tidak nyaman,” ucapnya, tak panjang lebar, saat ditemui rumahnya, Kamis, 30/11/2017.

Terpisah, Eggi Ramadhan, koordinator relawan rumah reyot tersebut mengatakan, saat ini menurutnya masih ada belasan rumah warga di wilayahnya yang urgen harus segera diperbaiki, namun Eggi mengaku hanya bisa mengelus dada, karena kesulitan mencari dana.

“Kalau yang tidak layak huni jumlahnya ratusan, tetapi yang sangat urgen harus diperbaikidan ada sekitar belasan. Menggalang dananya sulit, tak banyak yang perduli akan hal ini,” paparnya

Saat disinggung soal rumah milik Yaman yang kondisinya nyaris ambruk, Eggi mengatakan, bahwa dirinya sempat menawarkan untuk sedikit membantunya, namun kata Eggi, Yaman menolaknya.

“Mungkin dia lebih nyaman ketika melihat saudaranya yang tinggal dibrumah yang layak,” tukas Eggi (Yong/LLJ)

Copyright @2016 FBn