Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Ribuan Santri di Banten Desak Kapolri Tangkap Ahok
Ribuan santri dari berbagai pesantren di Banten demo tangkap Ahok di halaman masjid Atsauroh, Kota Serang.(Foto: Newsmedia)

Ribuan Santri di Banten Desak Kapolri Tangkap Ahok

Serang,fesbukbantennews.com (23/10/2016) – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Serang, Banten menuntut polisi memproses Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena pernyataannya yang dianggap menista agama Islam.

Ribuan santri dari berbagai pesantren di Banten demo tangkap Ahok di halaman masjid Atsauroh, Kota Serang.(Foto: Newsmedia)

Ribuan santri dari berbagai pesantren di Banten demo tangkap Ahok di halaman masjid Atsauroh, Kota Serang.(Foto: Newsmedia)

Ribuan santri itu membawa beragam atribut seperti spanduk bertuliskan ‘Mendukung Fatwa MUI Pusat, Tindak Tegas Ahok!!!!!’. Mereka melakukan long march dari depan Masjid Agung At Tsauroh menuju Gedung DPRD Kabupaten Serang, dilanjutkan ke Gedung DPRD Kota Serang.

Dalam aksi tersebut, para santri menuntut pihak kepolisian segera menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dinilai sudah melecehkan Alquran dengan kutipan surat Al Maidah ayat 51 di sebuah acara pertemuan warga di Kepulauan Seribu.

“Intinya kita menerima keputusan dari MUI Pusat, ICMI Pusat dan beberapa organisasi besar Islam di Indonesia, untuk mengadili Ahok yang sudah melecehakan Alquran,” kata Koordinator Aksi, Enting Abdulkarim usai pengajian Yasin di Masjid Agung Kota Serang atau Masjid Ats-Tsaurah, Kota Serang, Jumat (21/10/2016).

Enting yang berasal dari Pondok Pesantren Al-Islam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang ini berharap aspirasi para santri ini diteruskan ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

“Sampaikan ke Pak Kapolri agar menahan dan mengadili Ahok. Indonesia ini negara hukum, tolong lah ya, Kapolri jangan diam aja dan jangan berpihak ke orang Yahudi. Siapa pun dia, tanpa pandang bulu harus dihukum, jangan rakyat kecil aja dihukum habis-habisan, tapi pejabat yang melecehkan Alquran juga harus diadili,” pintanya.(newsmed/LLJ)

Copyright @2016 FBn