Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Relawan FBn Sulap Gubug Ambruk Jadi Rumah Layak Huni

Relawan FBn Sulap Gubug Ambruk Jadi Rumah Layak Huni

Pandeglang,fesbukbantennews.com(6/11/2015) – Ebi Suhaebi (46) warga Kp kebon Pinang, Desa/Kecamatan Saketi ,Pandeglang,Banten kini mulai bisa tersenyum. Seiring dimulainya pembangunan rumah Ebi yang ambruk dan rata dengan tanah mulai kembali dibangun oleh relawan yang tergabung dalam relawan fesbuk banten news (FBn), Baznas provinsi Banten dan warga sekitar.

Rumah Ebi seang direhab.(ajat)

Rumah Ebi sedang direhab.(ajat)

Ebi, istri dan keempat anaknya awalnya pasrah. Rumahnya yang lapuk dimakan usia tiba-tiba ambruk pada 23 Oktober 2015 lalu sekitar pukul 05.00 wib. Jangankan untuk membangun rumah tersebut, untuk makan sehari-hari pun masihh ketetaran.

Ebi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya menjadi pekerja serabutan. Terkadang bahkan tak memiliki uang untuk membeli beras. Sehingga ia hanya mampu merenung dan terpaksa tinggal di bawah pohon dengan beratap spanduk bekas.

Kondisi rumah Ebi saat ambruk.

Kondisi rumah Ebi saat ambruk.

Jangankan menerima bantuan dari pemerintah Kabupaten Pandeglang atau Provinsi Banten, melihat kondisi rumahnya pun tak ada.

“Sama sekali tidak ada bantuan dari pemerintah,” kata Ebi, saat relawan melakukan survey 25 Oktober lalu.

Namun perlahan, muncul asa dihati Ebi an keluarganya seiring datangnya relawan FBn untuk silaturhami dan melakukan survey rumah Ebi yang rata dengan tanah. Meski pun relawan tidak menjanjikan akan membangun rumah Ebi.

Ternyata, setelah relawan melakukan survey bahwa status rumah tersebut sah milik Ebi dan warga siap mengulurkan tenaganya untuk gotong royong, pihak Baznas memberikan respon positif. Memberikan bantuan bahan bangunan senilai Rp15 juta.

“Setelah kami lakukan survey, bahwa rumah tersebut laayak dibantu, tanahnya hak milik Ebi dan warga siap gotong royong, akhirnya kita cari donatur. Dan Alhamdulillah Baznas Banten mau memberikan bantuan, ” kata Kordinator relawan Fbn, Rully Agustyiawan.

Pernyataan kepemilikan tanah/rumah dan kesiapan warga siap gotong-royong dituangkan dalam surat pernyataan yang diketahui aparat setempat.

“Alhamdulillah warga siap gotong royong, meskipun sampai saat ini kami tidak pernah melihat kepala Desanya,” ujar Rully.

Terpisah, petugas Baznas Banten, Wulaan, mengatakan, bahwa pemberian bantuan tersebut, selain sudah bagian ari program Baznas, juga untuk mengenaskan kemiskinan di Banten.

“Setelah tim kami dan relawan melakukan survey, rumah pak Ebi yang ambruk tersebut memangg layak untuk dibantu,” katanya.

Ebin menerima bantuan sejak 30 Oktober lalu. Dan kini pembangunan rumah Ebi sudah mencapai 40 persen lebih.(LLJ)

Copyright @2016 FBn