Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Ratusan Pelajar SMAN 1 Cikande Kunjungi Museum Kehutanan Jakarta
Kunjungan pelajar SMAN 1 Cikande ke museum Kehutanan Jakarta .

Ratusan Pelajar SMAN 1 Cikande Kunjungi Museum Kehutanan Jakarta

Jakarta,fesbukbantennews.com (22/4/2018) – Rombongan Siswa dan siswi SMAN 1 Cikande dan Sepuluh Guru yang mendampingi mereka berkunjung ke Museum Kehutanan Nasional Manggala Wanabakti, Museum kehutanan “Ir. Djamaludin Suryohadikusumo” bertempat di Gedung Manggala Wanabakti Blok VI, yang terletak di Kantor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutan, Museum yang satu-satunya di Provinsi DKI Jakarta Rabu (11/04/2018).

Kunjungan pelajar SMAN 1 Cikande ke museum Kehutanan Jakarta .

Kedatangan 500 Siswa/i SMAN 1 Cikande, mulai dari Kelas X dan XI IPS yaitu, acara Study Tour. Sebelum memasuki ruangan Museum seluruh Siswa/i yang berpakain seragam Batik Sekolah di berikan pengarahan dan penjelasan tentang keberadaan Museum yang mereka kunjungi oleh Ibu Hermin, sebagai Kepala biro umum kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan, terlihat antusias ratusan siswa/i SMAN 1 Cikande yang berkumpul didepan halaman pintu museum.

Di dalam Museum mereka diberikan tugas dan arahan oleh masing-masing Guru Pembimbing agar mereka bisa mengobservasi dan bisa menjadi tambahaan pengetahuan dari seluruh koleksi museum tersebut, sebanyak 883 artefak yang dipamerkan di dalam dan di luar gedung yang berjumlah 529.

Yang nantinya sebagai bahan dan laporan mereka dalam Study Tour atas hasil kekayaan hutan, hasil pengolahan hutan, dan perjuangan pasukan wanara yang dipamerkan dalam Museum. Museum yang memiliki luas 1.466 meter persegi, diresmikan pada 24 Agustus 1983 oleh Presiden Soeharto.

Visi dan misi museum adalah sebagai pusat informasi dan dokumentasi hutan dan kehutanan di Indonesia. “SMAN 1 Cikande memilih tujuan ke Museum ini, selain sebagai praktek dalam Mata Pelajaran di sekolah Pendidikan Lingkungan Hidup(PLH), agar mereka para peserta didik sebagai penerus bangsa bisa mengenal lebih jauh hasil dan keadaan hutan di Indonesia , sehingga mereka dapat menjaga dan melestarikan kekayaan alam yang ada di Indonesia”. Ujar salah satu Guru Pendamping.(LLJ).

Kiriman dulur FBn: Sahrul Fauzan

Copyright @2016 FBn