Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Ratusan Anak Muda Bergabung di Dompet Dhuafa Volunteer Banten
General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Romi Ardiansyah, menyampaikan motivasi kerelawanan di hadapan ratusan peserta training kerelawanan DD Banten di Kota Serang, 19 Maret 2017.

Ratusan Anak Muda Bergabung di Dompet Dhuafa Volunteer Banten

Serang,fesbukbantennews.com (19/3/2017) — Dompet Dhuafa Banten menggelar Training Kerelawanan bagi puluhan anak muda Banten di Kota Serang, Minggu (19/3/2017). Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 muda-mudi yang berasal dari berbagai universitas dan sekolah.

General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Romi Ardiansyah, menyampaikan motivasi kerelawanan di hadapan ratusan peserta training kerelawanan DD Banten di Kota Serang, 19 Maret 2017.

Para peserta ini dijaring dari rekruitmen yang dibuka Dompet Dhuafa sejak sepekan terakhir. Manager Program Dompet Dhuafa Banten, Mokhlas Pidono menyebutkan, Dompet Dhuafa mengapresiasi antusisme anak-anak muda dalam kegiatan kerelawanan.

“Semangat mereka luar biasa. Sepekan sejak diumumkan di kanal media sosial kami, ratusan anak muda dari berbagai latar belakang telah mendaftar sebagai anggota Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Banten. Namun, dengan sangat berat hati, kami harus menyeleksi dari ratusan pendaftar itu untuk mengikuti kegiatan ini hanya 100 orang saja,” ujarnya.

Namun demikian, kata Mokhlas, mereka yang sudah mendaftar melalui website volunteer.ddbanten.org otomatis tercatat sebagai anggota DDV Banten dan berhak mengikuti aksi-aksi yang akan dilaksanakan komunitas ini ke depannya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurrahman Usman mengungkapkan, DDV Banten adalah ruang berkarya bagi anak-anak muda. “Ini adalah wadah bagi siapa saja yang ini berkontribusi bersama Dompet Dhuafa dalam aksi-aksi kebaikan, khususnya di Banten,” tutur Usman.

Hadir dalam kegiatan ini, General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa, Romi Ardiansyah sebagai salah satu pemateri yang menyampaikan motivasi kerelawanan kepada peserta.

Romi mengatakan, relawan adalah orang yang bisa bekerja dalam ramai dan sepi. “Maksudnya, ia akan selalu bekerja tanpa menghiraukan perhatian publik dan gaji. Tapi bukan berarti ia tidak bisa bekerja di depan umum dan tidak bisa berpenghasilan tinggi,” ujarnya di hadapan peserta training.

Romi berpesan kepada relawan agar menjadikan tugas kerelawanan sebagai passion (kegemaran) dalam diri mereka. Melalui video presentasinya, Romi memberikan contoh sosok inspiratif Derek Redmond, atlet lari di Olimpiade Barcelona 1992.

Derek adalah kandidat juara pelari 400 meter di ajang olahraga bergensi tahun itu. Tapi sayang, pada jarak 150 meter sebelum finish, langkahnya terhenti akibat cedera hamstring.

“Betapapun memaksa ke garis finish, Derek menyadari bahwa dirinya sudah didiskualifikasi. Ia juga tidak akan memperoleh emas kemenangan. Tapi Derek ingin tunjukan bahwa itu semua bukanlah tujuannya. Baginya, lari adalah passion,” ungkap Romi.

Tak hanya menerima materi motivasi kerelawanan, pada kegiatan ini, para peserta juga dibekali pengetahuan tentang manajemen relawan kebencanaan dari tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.

Di akhir kegiatan, Dompet Dhuafa pun mendeklarasikan lahirnya Dompet Dhuafa Volunteer Banten angkatan pertama yang akan berkarya hingga 2018 mendatang. Ke depannya, DDV Banten akan melaksanakan sejumlah agenda kerelawanan di bawah koordinator Muhammad Sultan Akbar, yang terpilih sebagai Koordinator DDV Banten 2017-2018. (chogah/LLJ).

Copyright @2016 FBn