Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Polisi Tangerang Tangkap 8 Begal, 2 Tewas Ditembak Karena Menyerang

Polisi Tangerang Tangkap 8 Begal, 2 Tewas Ditembak Karena Menyerang

Tangerang,fesbukbantennews (02/04) – Pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor yang berjumlah delapan orang, di tembak oleh aparat kepolisian Polsek Serpong, Tangerang,Banten. karena saat akan ditangkap, berusaha melawan dan akan menembak polisi dengan senjata api rakitan.

Ilustrasi (net)

Ilustrasi (net)

“Terpaksa kami tembak betis sebelah kanan tersangka AR dan kedua betis tersangka SK,” kata Kapolsek Serpong, Kompol Aman, Kamis (2/4/2015).
Pengungkapan pelaku begal dan pencurian kendaraan bermotor tersebut berawal pada aksi pencurian motor di rumah kos-kosan BSD Sektor 1 Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel pukul 04.37 wib Kamis (2/4/2015) pagi tadi.
“Motor jenis Honda CBR 150 cc yang masih terparkir di garasi rumah tersebut, dicuri oleh dua orang pelaku. Selang setengah jam, korban berinisial D (21) menyadari motornya hilang,” terangnya.
Komplotan spesialis pencuri kendaraan bermotor yang berjumlah delapan orang tersebut berhasil di tangkap setelah korban melapor ke Polsek Serpong. Petugas Kepolisian langsung mengambil CCRV dirumah kos-kosan sebagai barang bukti dan informasi lainnya yang menunjukkan bahwa para pelaku kabur ke arah Rumpin, Kabupaten Bogor.
Saat pemburuan di Rumpin, Kabupaten Bogor, dua pelaku berinisial AR dan AK berusaha kabur melalui pintu belakang.
Dari keterangannya, di dapat bahwa terdapat sebuah komplotan dalam aksi begal dan curanmor, “Biasa disebut begal. Ternyata mereka satu kelompok dan melakukan aksi begal di kawasan Rawa Buntu Serpong juga. Dari kedua pelaku inilah, kami melakukan pengejaran ke tersangka lainnya,” jelasnya.
Dari keterangan kedua pelaku pertama ini,
terungkaplah empat pelaku lain yakni MH, FR, SG, dan AB. Keempatnya berhasil diamankan tanpa melakukan perlawanan berarti, lantas dari keempat tersangka ini, terungkap dua tersangka lain yang ternyata diakui sesama anggota komplotan itu adalah ketua kelompok yang juga residivis pelaku pembegalan motor-motor mewah.
Pengejaran terus berlanjut di daerah Rumpin untuk menemukan tersangka terakhir, yakni KS dan RS. Saat ditemukan di rumah keduanya, mereka melawan petugas dengan menembakan senjata angin jenis pistol ke arah petugas sembari melarikan diri.
“Keduanya lari sampai ke kebon kosong daerah sana. Terus saja menembaki petugas kami, makanya terpaksa dirobohkan,” ujarnya.
Keduanya pun tewas dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, keenam pelaku lainnya langsung diamankan di Polsek Serpong untuk dilakukan penyidikan lanjutan.
Selain enam tersangka yang diamankan di Mapolsek Serpong, diamankan pula barang bukti tujuh unit motor hasil curian. Selain CBR 150 CC milik korban, ada pula dua unit motor Satria, satu unit Honda Vario, Yamaha Mio dan Yamaha Fino, senjata tajam, senjata api, dan kunci leter T.(dhyie/LLJ)

Copyright @2016 FBn