Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Polisi Janjikan Biayai Pendidikan Tiga Anak Korban Peluru Nyasar di Pandeglang

Polisi Janjikan Biayai Pendidikan Tiga Anak Korban Peluru Nyasar di Pandeglang

Pandeglang,fesbukbantennews (15/3/2015) – Tiga anak Titin (35) ibu rumah tangga yang tewas akibat peluru nyasar, dijanjikan polisi akan dibiayai pendidikannya hingga lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).

Tiga anak korban peluru nyasar di Pandeglang.(dhow)

Tiga anak korban peluru nyasar di Pandeglang.(dhow)

Ketiga anak Titin adalah Samsul Bahri (9) yang masih duduk di kelas 5 madrasah ibtidaiyah, Cece Hairudin (3), dan Ridwan (1,5).

Menurut Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar, tiga anak Titin akan diberi beasiswa hingga lulus Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Kalau bisa kita berikan semacam beasiswa kepada anak korban hingga perguruan tinggi, tapi lihat nanti,” jelas Boy, Jumat (13/3/2015).

Selain itu, ketiga anak Titin juga akan dijadikan anak angkat oleh Kapolres Pandeglang.

Sebelumnya, Polres Jakarta Barat memberikan uang sebesar Rp40 juta kepada keluarga Titin (35), yang tewas tertembak peluru nyasar saat polisi mengejar komplotan begal di Pandeglang, Banten.

Seperti diketahui, Titin, warga Kampung Cihere, Desa Mekar Sari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, tewas bersimbah darah. Dia tertembus timah panas saat akan mengambil sayuran di belakang rumah, Kamis (12/3/2015) lalu.

Tim Forensik RSUD Serang yang melakukan autopsi terhadap Titin, menemukan proyektil peluru di tubuh korban.

Polda Banten sudah memeriksa lima orang saksi terkait tewasnya Titin. Saksi yang diperiksa antara lain anggota Polres Jakarta Barat, yang saat itu melakukan pengejaran terhadap pelaku begal. (dhow/LLJ).

Copyright @2016 FBn