Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » Polisi Gelar Rekonstruksi Tewasnya Dua Wanita ABG Akibat Miras Oplosan di Solid

Polisi Gelar Rekonstruksi Tewasnya Dua Wanita ABG Akibat Miras Oplosan di Solid

Serang,fesbukbantennews (30/3/2015) – Satreskrim Polres Serang melakukan rekonstruksi kejadian tewasnya dua wanita ABG akibat menenggak minuman oplosan Atifah dan Afifah di Solid Hotel, Royal, Kota Serang, Senin (30/3/2015) siang.

Saksi dan tersangka miras oplosan.(LLJ)

Saksi dan tersangka miras oplosan.(LLJ)

Dalam reka ulang tersebut, memperagakan 37 adegan. Tersangka Asisten Manajer Hotel Solid, Richard, menggunakan penutup kepala Daan baju tahanan Polres Serang. Dua korban tewas diperagakan polisi wanita. Sementara, korban selamat dalam pesta miras oplosan, Syifa, menggunakan kerudung dan jilbab.

“Kegiatan ini kita sedang lakukan rekrontruksi dari awal terkait perkara tewasnya dua remaja. Dan sebanyak 37 adegan kami praktekan di Solid ini,” kata Kasat Reskrim Polres Serang AKP Arizal Samelino, Senin (30/3/2015).

Reka ulang tersebut digelar untuk melengkapi berkas berita acara yang akan diserahkan ke penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.

“Semuanya dalam saksi yang terlibat kita hadirkan 10 orang dan kita bisa mengetahui perannya sebagai apa dan juga perannya dimana, dan prosesnya seperti apa,” katanya.

Arizal juga mengatakan, minuman yang diracik ada dua botol dan termasuk para korban yang menjadi saksi, dan juga semua dalam pesta miras tersebut diminum oleh para korban, dan dari hasil otopsi terdapat zat methanol dalam tubuh korban.

“Pesta miras tersebut berawal dari salah satu korban yang berlatar belakang patah hati dengan pasangannya, dan korban mengajak teman-temannya untuk minum, karna korban ingin menghilangkan kepenatannya sejenak dalam kisah asmara,” katanya.

Arizal juga menambahkan, usai minum-minuman, korban mengeluh sakit dibagian perut, dan lalu dibawa ke kamar hotel untuk diistirahatkan, karna saat minum di room, jam oprasional habis pukul 2:00 pagi, dan para korban serta tersangka melanjutkan pesta miras tersebut di kamar hotel.

Berdasarkan pantauan, reka ulang yang digelar pukul 13.00 wib tersebut hampir luput dari perhatian masyarakat banyak. Selain lokasinya tertutup pertokoan, juga gerbang masuk ke Hotel tersebut dijaga sejumlah petugas.

Sementara, Syifa, salah satu korban miras oplosan yang selamat, saat rekonstruksi tak banyak bicara. Dia terus menerus seperti menghindari jepretan kamera para wartawan. Dan menutup sebagian mukanya dengan kerudungnya.

Untuk diketahui, Atifah Daan Afifah, dua ABG tersebut tewas karena diduga akibat menenggak minuman keras (miras) yang disinyalir dioplos atau dicampur dengan bahan lain di Hotel Solid, Royak Kota Serang.
Dua ABG tersebut warga Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelum kejadian, Afifah bersama dua kerabatnya, Atifah dan Asyifa ke Solid. Di salah satu room kafe dan karaoke itu, ketiga remaja yang masih memiliki hubungan kekerabatan ini diduga menenggak minum-minuman keras yang disinyalir sudah dicampur dengan bahan lain yang belum diketahui.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Afifah tiba-tiba mengalami kejang dan mengeluarkan busa dari mulutnya. Afifah kemudian dibawa ke RS Kencana, namun nyawanya tidak tertolong.Tak lama berselang, Asyifa juga tiba-tiba mengeluarkan busa dari mulutnya. Asyifa pun harus menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Malam itu, sekitar pukul 24.00 WIB Atifah dijemput oleh keluarganya.

Pada Rabu (28/1) sekitar pukul 06.00 WIB, Atifah juga muntah-muntah dan sekujur badannya mengalami biru-biru.Tak mau terjadi hal yang tak diinginkan, keluarganya langsung membawa Atifah ke rumah sakit, namun ternyata nyawanya juga tidak tertolong. (LLJ)

Copyright @2016 FBn