Templates by BIGtheme NET
Home » Banten » PMII Banten Minta Rano Bertanggungjawab atas Tertangkapnya Oknum PNS Karena Narkoba

PMII Banten Minta Rano Bertanggungjawab atas Tertangkapnya Oknum PNS Karena Narkoba

Serang,fesbukbantennews.com (27/8/2015) – Puluhan aktivis dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten mendatangi kantor Dinsos Banten di Jalaan Ki Ajurum Cipocok dan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), kamis (27/8) siang. Dalam aksinya mereka meminta supaya Gubernur dan Kepala Dinsos Provinsi Banten bertanggungjawab atas tertangkapnya oknum PNS Dinsos Banten oleh polisi karena narkoba.

Aksi PMII Banten di kantor Dinsos, Kamis 27 Agustus 2015.(guava)

Aksi PMII Banten di kantor Dinsos, Kamis 27 Agustus 2015.(guava)

“Kami mengutuk keras PNS yang menggunakan narkoba, pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena merusak citra PNS di Pemprov Banten,” kata ‎Korlap aksi Assafatul Qomar dalam orasinya.

Qomar menegaskan, pelaku tidak hanya merusak citra PNS tapi juga mencoreng nama baik masyarakat Banten, karena mengkonsumsi narkoba di kantor tempatnya bekerja yang merupakan fasilitas milik negara.

“Mengkonsumsi narkoba dengan alasan apapun sudah tidak bisa ditolelir, apalagi dilakukan aparatur sipil negara (ASN). Ini preseden buruk bagi Pemprov Banten karena kantor dinas dijadikan tempat mengkonsumsi narkoba,” tegasnya.

Oleh karena itu, tegas Qomar, PMII Banten meminta Gubernur Banten Rano Karno untuk memberikan sanksi tegas kepada Kepala Dinsos Banten yang tidak bisa ‎memimpin anak buahnya.

“Apalagi pelakunya pejabat di Dinsos, bukannya memberikan contoh yang baik pada masyarakat, pada generasi muda, malah sakau di kantor. Pemimpin harus bertanggungjawab karena tidak bisa mengawasi anak buahnya dengan benar,” tegasnya.

Aktivis PMII lainnya, Nuhda Al-Gozal‎ mengatakan, Polda Banten harus mengungkap jaringan pemasok narkoba yang menyuplai barang haram tersebut ke PNS.

“Kami yakin oknum PNS di pemprov yang mengkonsumsi narkoba tidak hanya DS‎. Untuk membongkar siapa saja PNS yang menyalahgunakan narkoba, kepolisian harus menangkap siapa pemain utamanya. DS hanya salah satunya, masih ada PNS lain yang kemungkinan sering memakai narkoba bersama DS,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, usai menyampaikan aspirasinya, pengunjukrasa melanjutkan akssinya ke KP3B. (LLJ)

Copyright @2016 FBn